Konten dari Pengguna

Mengenal Teknik Pengawetan Pada Dendeng

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teknik Pengawetan Pada Dendeng. Sumber: Pexels/Mali Meder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teknik Pengawetan Pada Dendeng. Sumber: Pexels/Mali Meder

Dendeng adalah daging yang dipotong tipis dan kemudian dikeringkan untuk meningkatkan daya tahan dan umur simpannya. Teknik pengawetan pada dendeng adalah teknik yang umumnya melibatkan pengeringan dan penambahan bahan pengawet.

Teknik pengeringan adalah salah satu metode utama dalam pengawetan dendeng. Namun masih terdapat beberapa teknik lain yang juga dapat digunakan untuk pengawetan pada dendeng.

Teknik Pengawetan Pada Dendeng

Ilustrasi Teknik Pengawetan Pada Dendeng. Sumber: Pexels/Pascal Claivaz

Pada dasarnya, teknik pengawetan pada dendeng adalah teknik pengeringan. Terdapat dua jenis pengeringan yang biasa digunakan dalam pengawetan dendeng, yaitu pengeringan menggunakan panas matahari dan pengeringan menggunakan oven.

Namun, terdapat beberapa jenis pengawetan lain yang dapat dilakukan dalam pembuatan dendeng. Seperti mengutip pada buku Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas 10 karya Arif Kurniawan (2021:340), beberapa teknik pengawetan yang dapat dilakukan pada bahan hewani adalah pengawetan kimia, pengeringan, pendinginan.

Berikut beberapa contoh pengawetan lainnya.

1. Pengeringan

Dendeng biasanya dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari atau menggunakan alat pengering seperti oven atau dehidrator. Proses pengeringan mengurangi kadar air dalam daging, menghambat pertumbuhan mikroorganisme, dan memperpanjang umur simpan dendeng.

2. Penggunaan Garam

Garam adalah bahan pengawet alami yang dapat digunakan untuk menambah rasa dan meningkatkan daya tahan dendeng. Dendeng direndam atau diberi lapisan garam sebelum dikeringkan untuk membantu mengurangi kadar air dan mencegah pertumbuhan bakteri.

3. Penggunaan Bahan Pengawet Kimia

Bahan pengawet kimia seperti natrium nitrit atau nitrat dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan dendeng terhadap bakteri dan jamur. Penggunaan bahan pengawet kimia harus sesuai dengan pedoman yang ditetapkan untuk memastikan keamanan konsumsi.

4. Asap dan Pengasapan

Pengasapan dapat digunakan untuk memberikan rasa khas pada dendeng sambil juga berperan sebagai metode pengawetan. Asap dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan memberikan aroma yang unik pada dendeng.

5. Pemanasan

Pemanasan juga dapat digunakan sebagai metode pengawetan dengan menghilangkan kelembaban yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur. Pemanasan biasanya dilakukan setelah dendeng dikeringkan, misalnya dengan memanggang atau menggoreng.

Baca juga: 4 Keunggulan Pengawetan Makanan dengan Metode Pembekuan

Jadi, dapat disimpulkan bahwa teknik pengawetan pada dendeng adalah teknik-teknik yang digunakan untuk memperpanjang umur dendeng. Penting untuk selalu mengikuti pedoman keamanan pangan dan menghindari penggunaan bahan pengawet yang berlebihan. (BAI)