Konten dari Pengguna

Mengenal Tekstur dalam Seni dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tekstur adalah. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tekstur adalah. Sumber: www.unsplash.com

Tekstur adalah karakteristik dari permukaan suatu benda yang bisa dirasakan melalui sentuhan. Dalam seni visual, tekstur adalah salah satu elemen penting yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan, ide, dan konsep.

Menurut buku Seni dan Budaya, Harry Sulastianto, dkk (hal:2), berdasarkan perwujudannya, tekstur terdiri atas tekstur asli seperti batu, ampelas dan bulu ayam. Lalu, tekstur buatan yang terdapat pada bidang dua dimensi melalui pengolahan unsur warna, ruang, nada dan garis yang memberi kesan tertentu pada mata pengamat.

Tekstur Sebagai Unsur Seni Rupa

Ilustrasi tekstur adalah. Sumber: www.unsplash.com

Tekstur dapat memberikan dimensi tambahan pada karya seni, menciptakan kedalaman visual, dan memberikan pengalaman taktik kepada penonton. Tekstur menjadi salah satu bagian dari unsur-unsur seni rupa selain garis, bentuk, titik, warna, gelap terang, bidang, dan ruang.

Jadi, sebentulnya apa itu tekstur? Tekstur adalah satu wujud pada indera manusia, bisa halus, polos, kasap, licin, mengilap, berkerut, lunak, keras, dan masih banyak lagi jenisnya.

Tekstur dalam seni rupa biasanya dibagi menjadi tekstur raba yang dapat dirasakan oleh indra peraba dan tekstur lihat yang dirasakan melalui indra penglihatan.

Karakter tekstur tergantung pada sifat fisik benda tersebut. Permukaan tanah, kayu, batu, kaca, kain, anyaman bambu, dan lainnya, memiliki teksturnya masing-masing dengan karakteristiknya.

Baca juga: Pengertian Estetika dalam Seni dan Kehidupan

Jenis dan Contoh Tekstur

Ilustrasi tekstur adalah. Sumber: www.unsplash.com

Terdapat dua jenis tekstur utama dalam konteks seni rupa dengan contohnya, berikut penjelasannya.

1. Tekstur Semu (Tekstur Visual)

Tekstur semu (tekstur visual) adalah kesan atau persepsi visual tentang tekstur yang tidak terkait langsung dengan sifat fisik permukaan sebuah benda.

Suatu permukaan bila secara visual tampak kasar, ketika diraba ternyata halus, maka ini termasuk dalam tekstur semu.

Tekstur semu dapat diciptakan melalui berbagai metode, termasuk pengolahan gambar digital, simulasi komputer, gambaran, lukisan atau penggunaan bahan lainnya.

Dalam tekstur semu ini sangat berhubungan dengan persepsi visual dan interpretasi seseorang terhadap apa yang dilihat.

Hal ini seringkali terkait dengan ilusi visual dan teknik pengolahan untuk menciptakan tampilan tertentu.

Contoh:

  1. Tekstur semu pada gambar pointilis atau teknik/cara menggambar/melukis yang menggunakan sekumpulan titik kecil untuk membuat sebuah lukisan atau gambar.

  2. Tekstur semu pada lukisan, biasanya lukisan yang menggunakan medium cat air yang bersifat transparan.

2. Tekstur Nyata (Tekstur Taktis)

Tekstur nyata (tekstur taktis) adalah sifat permukaan alami suatu benda yang dapat dirasakan secara langsung secara fisik dengan indra peraba.

Sifat permukaan alami ini bisa kasar, halus, berpori atau padat, atau yang lainnya. Tekstur nyata dapat dirasakan melalui sentuhan atau pengalaman meraba secara langsung pada permukaan benda tersebut.

Ini sangat terkait dengan pengalaman sensorik langsung dan dapat diukur secara objektif oleh berbagai individu. Namun, persepsi terhadap tekstur nyata juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor individu seperti sensitivitas kulit dan pengalaman pribadi.

Contoh:

  1. Lukisan dengan teknik impasto atau teknik lukisan di mana cat dilapiskan dengan sangat tebal di atas kanvas sehingga arah goresan sangat mudah terlihat.

  2. Lukisan dengan teknik kolase atau teknik melukis dengan cara memotong kertas yang kemudian ditempelkan pada sebuah obyek tertentu, hingga lukisan menjadi 3 dimensi.

Memahami karakter tekstur adalah sebuah hal yang penting dalam kaitannya dengan seni atau bidang pekerjaan lain yang membutuhkan kesan dari tekstur. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagai referensi. (VAN)