Konten dari Pengguna

Mengenal Teori Tumbukan pada Laju Reaksi Kimia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teori Tumbukan adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Julia Koblitz
zoom-in-whitePerbesar
Teori Tumbukan adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Julia Koblitz

Teori tumbukan adalah teori yang menjelaskan bagaimana suatu molekul mengalami tumbukan. Teori ini juga menjelaskan bagai mana suatu molekul menghasilkan energi pada reaksi kimia.

Dikutip dari buku Mengenal Kimia, Yudhistira (2006: 124), teori tumbukan digunakan untuk menjelaskan mengenai peristiwa kecepatan reaksi (fakta tentang kecepatan reaksi). Teori tumbukan disebut juga The Collison Theory.

Teori Tumbukan pada Laju Reaksi Kimia

Teori Tumbukan adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Louis Reed

Teori tumbukan adalah teori yang diajukan secara independen oleh Max Trautz pada tahun 1916 dan William Lewis pada tahun 1918. Secara kualitatif, teori ini menjelaskan bagaimana reaksi kimia terjadi dan bagaimana laju reaksi berubah dalam berbagai reaksi.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan reaksi. Mulai dari suhu, konsentrasi reaktan, luas permukaan, dan katalis. Berikut dasar teori yang perlu diketahui.

  1. Terjadinya suatu reaksi bergantung pada ada tidaknya tumbukan antarpartikel, yaitu seberapa sering partikel-partikel yang terlibat pada reaksi kimia saling bertumbukan. Partikel ini dapat berupa atom, ion, atau molekul.

  2. Tumbukan yang terjadi harus merupakan tumbukan effektif yang memiliki cukup energi untuk terjadinya reaksi. Energi minimum yang diperlukan supaya reaksi dapat berlangsung disebut energi pengaktifan.

Selain dasar teori, ada pula teori tumbukan yang menjelaskan beberapa fakta tentang kecepatan reaksi. Berikut penjelasannya.

  1. Teori Tumbukan: Semakin besar konsentrasi, semakin banyak pula jumlah partikel yang terlibat dalam suatu reaksi kimia. Semakin banyak partikel, menyebabkan semakin sering terjadinya tumbukan. Dengan demikian, kecepatan reaksi bertambah.

    Fakta: Penambahan konsentrasi reaktan akan meningkatkan kecepatan reaksi

  2. Teori Tumbukan: Penambahan suhu berarti menambah besarnya energi kinetik (energi gerak) rata-rata partikel-partikel. Jika energinya meningkat, maka tumbukan antar partikel merupakan tumbukan yang efektif.

    Fakta: Peningkatan suhu menyebabkan meningkatnya kecepatan reaksi.

  3. Teori Tumbukan: Semakin besar luas permukaan berarti semakin banyak pula permukaan partikel yang saling bersentuhan satu sama lain. Dengan demikian, semakin banyak pula terjadinya tumbukan antar partikel.

    Fakta: Penambahan luas permukaan menyebabkan kecepatan reaksi bertambah.

  4. Teori Tumbukan: Katalis mampu menurunkan jumlah energi yang diperlukan agar terjadi tumbukan yang menghasilkan reaksi.

    Fakta: Pemberian katalis pada suatu reaksi meningkatkan kecepatan reaksi.

Baca juga: Mengenal Pengertian Learning Agility beserta Cara Meningkatkannya

Teori tumbukan adalah teori yang sangat penting dalam laju reaksi kimia. Semoga informasi tersebut dapat membantu para pembaca memahami teori tumbukan pada laju reaksi kimia. (Msr)