Mengenal Unsur Ekstrinsik Cerita Fantasi beserta Penjelasannya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerita fantasi merupakan salah satu cerita buatan yang paling sering dibacakan kepada anak-anak. Dalam proses pembuatannya, terdapat unsur ekstrinsik cerita fantasi yang akan membuat kisah yang ditulis lebih menarik
Cerita fantasi diangkat dari hasil imajinasi atau fantasi dari penulisnya. Imajinasi atau khayalan tersebut dapat berupa karakter atau alur cerita yang secara akal sehat tidak akan pernah terjadi di dunia nyata.
Ketahui Unsur Ekstrinsik Cerita Fantasi
Dikutip dari buku Be Smart Bahasa Indonesia, Ismail Kusmayadi dkk, (2006:61), unsur ekstrinsik merupakan unsur yang ada di luar karya sastra. Tetapi, unsur ini sangat berpengaruh terhadap hasil dari karya sastra tersebut.
Dengan begitu, unsur ekstrinsik sangat memiliki peranan penting dalam proses membangun cerita dari luar penulis. Dengan adanya pengaruh-pengaruh tertentu, menjadikan adanya perbedaan dari hasil tulisannya baik itu arah cerita, tokoh, atau bahkan setting latar.
Cerita fantasi merupakan cerita yang menggambarkan peristiwa dan suasana berada di luar akal sehat, sebuah dunia khayalan yang dibuat selayaknya dunia nyata. Karena itu, cerita fantasi tidak akan lepas dari hal-hal yang tidak terduga di dunia nyata.
Oleh karena itu, untuk memahami lebih dalam mengenai unsur ekstrinsik cerita fantasi, berikut beberapa penjelasan beberapa unsurnya.
1. Latar Belakang Pembuatan Cerita
Cerita fantasi akan terpengaruh dari kapan cerita tersebut dibuat. Hal ini bisa diakibatkan oleh keadaan di masa tersebut atau faktor-faktor lain pada tahun itu.
2. Latar Belakang Penulis
Latar belakang penulis menjadi unsur kedua dalam unsur ekstrinsik. Latar belakang penulis berkaitan erat dengan motivasi yang ada dalam diri penulis mengenai tulisan cerita yang dihabiskan.
3. Nilai-nilai dalam Cerita
Nilai-nilai ini berhubungan dengan nilai-nilai sosial, budaya, ekonomi, politik atau nilai lainnya yang memberikan pengaruh terhadap cerita fantasi tersebut.
4. Kondisi Sosial Budaya
Kondisi sosial budaya merupakan unsur ekstrinsik yang akan mempengaruhi hasil dari cerita fantasi. Kondisi sosial budaya ini akan berpengaruh pada alur atau karakter dari setiap tokoh yang ada di dalam cerita fantasi.
5. Keadaan Psikologi Penulis
Unsur ekstrinsik yang terakhir yaitu kondisi psikologi pengarang. Kondisi psikologi memiliki pengaruh yang cukup besar dalam pembuatan cerita. Karena itu, keadaan psikologi pengarang masuk ke dalam unsur ekstrinsik.
Demikian beberapa unsur ekstrinsik cerita fantasi yang wajib diketahui sebelum membuat cerita fantasi. Semoga membantu dan dapat bermanfaat. (RFL)
Baca juga: 3 Contoh Unsur Ekstrinsik dalam Cerpen
