Konten dari Pengguna

Mengenal Unsur-unsur Dasar Penjiwaan Karya Musik beserta Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengenal Unsur-unsur Dasar Penjiwaan Karya Musik beserta Contohnya. Sumber: www.unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengenal Unsur-unsur Dasar Penjiwaan Karya Musik beserta Contohnya. Sumber: www.unsplash.com.

Mengenal unsur-unsur dasar penjiwaan karya musik adalah hal yang penting dalam seni musik. Musik akan terasa hidup apabila penyanyi bisa menyampaikan isi lirik lagu dengan penjiwaan yang tepat.

Saat bernyanyi dibutuhkan adanya penjiwaan untuk dapat memaknai lagu yang dinyanyikan melalui melodi, pemahaman syair, dinamika dan melodinya. Penjiwaan adalah hal utama yang penting dalam musik, selain teknik vokal.

Unsur-unsur Dasar Penjiwaan Karya Musik dan Contohnya

Ilustrasi Mengenal Unsur-unsur Dasar Penjiwaan Karya Musik beserta Contohnya. Sumber: www.unsplash.com.

Dalam buku "Konsep Dasar Seni Musik" yang ditulis Andika Ahmad (1988: 38), ekspresi dalam musik adalah perasaan suatu yang mencakup tempo, dinamik dan warna nada dari unsur-unsur diwujudkan penyanyi oleh yang pokok seniman dan hal yang sangat penting.

Ekspresi dalam musik ini akan muncul bila si pemusik atau penyanyi dapat menjiwai karyanya. Beberapa unsur-unsur dasar untuk dapat menjiwai seni musik antara lain:

  1. Tanda tempo yang merupakan cepat atau lambatnya sebuah lagu dinyanyikan.

    Contohnya lagu hymne yang dinyanyikan dengan lambat dan lagu rock yang biasanya dinyanyikan dengan cepat.

  2. Rhythm dan tanda birama yang merupakan ketukan yang ada di dalam sebuah musik, biasanya ditulis dengan tanda berupa angka pecahan.

    Contoh: lagu dengan birama 2/4, lagu dengan birama 6/8, dan lain-lain.

  3. Bentuk melodi yakni beberapa nada yang dibunyikan satu per satu dengan ketentuan jarak nada yang dinamakan skala. Contohnya melodi melangkah atau melodi melompat.

  4. Bentuk dan pola lagu yaitu pola irama dengan arti sekelompok bunyi dengan susunan tertentu dalam satu atau beberapa birama yang muncul secara berulang-ulang.

    Contonya bentuk lagu tiga bagian: dengan dalam satu lagu ada tiga kalimat yang berlainan antara satu dan lain.

  5. Phrasering musik yang merupakan pemenggalan kalimat musik menjadi bagian-bagian yang lebih pendek, tetapi tetap mempunyai kesatuan arti.

    Contohnya phrasering kalimat bahasa Inggris dalam musik Indonesia

  6. Tanda dinamik yang merupakan volume nada secara nyaring atau lembut.

    Contohnya forte = dinyanyikan dengan kuat.

  7. Aksentuasi yang merupakan sesuatu yang dirasakan sebelum musik diterjemahkan lewat pikiran.

  8. Pitch untuk tinggi rendahnya nada dengan contoh nada B di atas D tengah memiliki tinggi nada yang sekarang diset ekuivalen dengan 240 Hz.

  9. Harmoni yang merupakan perpaduan nada, yaitu perpaduan bunyi nyanyian atau permainan musik yang menggunakan dua nada atau lebih dan dibunyikan secara bersamaan. Contohnya akor dalam musik.

Baca Juga: Mengenal Ruang Positif dan Unsur Lainnya dalam Karya Seni Rupa

Demikian dijelaskan unsur-unsur dasar penjiwaan karya musik yang perlu untuk dipahami. Dengan adanya contoh di atas, seorang penyanyi bisa lebih menjiwai sebuah karya musik.(NDA)