Konten dari Pengguna

Mengenal Unsur yang Mengikat Dua Elektron agar Konfigurasi Elektron yang Stabil

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Unsur yang mengikat dua elektron untuk mendapatkan konfigurasi elektron yang stabil adalah, fo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Unsur yang mengikat dua elektron untuk mendapatkan konfigurasi elektron yang stabil adalah, fo

Unsur yang mengikat dua elektron untuk mendapatkan konfigurasi elektron yang stabil adalah unsur yang membutuhkan tambahan dua elektron agar sub kulitnya terisi penuh. Untuk mengetahui susunan sub kulit setiap unsur, maka harus menuliskan konfigurasi elektron terlebih dahulu.

Konfigurasi elektron tersebut adalah susunan dari elektron pada setiap lintasan atom. Di mana setiap unsur kimia mempunyai susunan konfigurasi elektron yang berbeda-beda.

Pengertian Konfigurasi Elektron

Ilustrasi Unsur yang mengikat dua elektron untuk mendapatkan konfigurasi elektron yang stabil adalah, foto:pixaby

Dikutip dari buku Kumpulan Rumus Kimia SMA, Sri Lestari (2008:31), konfigurasi elektron merupakan susunan dari berbagai elektron yang mengalami pergerakan pada lintasan tertentu yang disebut sebagai kulit atom.

Di mana jumlah elektron yang paling banyak disetiap lintasan tersebut adalah 2n^2 (n=nomor kulit). Secara umum, kulit atom yang dijadikan lintasan elektron tersebut terdiri dari kulit K, L, M, dan N.

Apabila terdapat elektron yang terletak pada kulit terluar lintasan tersebut, maka disebut sebagai elektron valensi. Kedudukan elektron valensi memiliki peran dalam pembentukan ikatan kimia pada unsur-unsur kimia.

Unsur yang Mengikat Dua Elektron untuk Mendapatkan Konfigurasi Elektron yang Stabil Adalah?

Ilustrasi Unsur yang Mengikat Dua Elektron untuk Mendapatkan Konfigurasi Elektron yang Stabil Adalah, foto:pixaby

Unsur yang mengikat dua elektron untuk mendapatkan konfigurasi elektron yang stabil adalah unsur yang cenderung memiliki elektron valensi 4 – 7. Selain itu, unsur yang cenderung melakukan pengikatan elektron atau menerima elektron biasanya unsur-unsur non logam (golongan IVA – golongan VIIA).

Untuk dapat menyatakan unsur tertentu memiliki konfigurasi elektron yang stabil, maka harus mengetahui jumlah elektron terluarnya terlebih dahulu. Di mana dapat dikatakan konfigurasi elektron stabil apabila jumlah elektron terluarnya (elektron valensi) 2 (duplet) atau 8 (oktet).

Untuk memahami terkait pernyataan tersebut, berikut beberapa unsur yang melakukan pengikatan dua elektron atau menerima dua elektron agar konfigurasi elektronya stabil.

  1. Unsur 16S : 2 8 6 (konfigurasi elektron masih tidak stabil). Agar stabil, maka unsur S harus mengikat 2 elektron. Sehingga susunan konfigurasi elektronnya menjadi 16S^2- : 2 8 8 (konfigurasi elektron sudah stabil).

  2. Unsur 8O : 2 6 (konfigurasi elektron masih tidak stabil). Agar stabil, maka unsur O harus mengikat dua elektron. Sehingga susunan konfigurasi elektronnya menjadi 8O^2- : 2 8 (konfigurasi elektron sudah stabil).

Baca Juga: Pengertian Konfigurasi Elektron dan Aturannya yang Perlu Diketahui

Unsur yang mengikat dua elektron untuk mendapatkan konfigurasi elektron yang stabil adalah unsur-unsur yang mempunyai jumlah elektron terluarnya 4 sampai 7. Semoga dari penjelasan tersebut dapat menjadi referensi belajar siswa dalam memahami tentang materi terkait. (PAM)