Mengenal Zat Hijau pada Tumbuhan beserta Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zat hijau yang ada pada tumbuhan disebut klorofil. Zat ini menyebabkan mengapa hampir semua tumbuhan yang ditemui terdapat beberapa bagian yang bewarna hijau.
Klorofil merupakan pigmen hijau yang ditemukan pada kebanyakan tumbuhan, alga, dan juga cyanobacteria. Klorofil sangat vital dalam proses fotosintesis, karena membuat tanaman mendapatkan energi dari cahaya.
Mengenal Zat Hijau pada Tumbuhan
Klorofil dalam bahasa Inggris disebut chlorophyll atau zat hijau. Klorofil merupakan pigmen utama yang berperan dalam reaksi fotokimia pada pusat reaksi fotosintesis.
Klorofil terletak pada membran tilakoid dalam kloroplas. Kumpulan dari membran tilakoid juga disebut fotosistem. Membran tilakoid tersusun atas tiga tumpukan yaitu dua fotosistem dan protein penyerap cahaya.
Setiap jenis daun pada setiap tumbuhan memiliki kandungan klorofil yang berbeda-beda. Adapun jenis klorofil dibagi menjadi empat, yakni:
Klorofil a, ditemukan di semua tumbuhan tingkat tinggi, alga, dan cyanobacteria.
Klorofil b, dijumpai pada tumbuhan tingkat tinggi dan ganggang hijau.
Klorofil c, ada pada diatom, dinoflagellata, dan ganggang coklat.
Klorofil d, hanya ditemukan di ganggang merah.
klorofil e, yang merupakan klorofil jenis langka. Pigmen alami ini bisa ditemui di beberapa ganggang emas serta bakterio-klorofil pada bakteri tertentu.
Fungsi Zat Hijau pada Tumbuhan
Dikutip dalam buku Pewarna Makanan Alami Indonesia: Potensi di Masa Depan oleh F.G. Winarno dan Andieta Octaria (2020:80) fungsi klorofil dalam tanaman adalah menyerap energi dari sinar matahari untuk berfotosintesis.
Fotosintesis merupakan proses biokimia di mana tanaman menyintesis karbohidrat, dari gula menjadi pati, dari gas karbon dioksida dan air dengan bantuan sinar matahari. Berikut fungsi klorofil pada proses fotosintesis.
Pemberi warna hijau pada daun. Klorofil disebut zat hijau daun.
Mampu menyerap cahaya merah, biru, dan ungu, hingga memantulkan warna hijau kekuningan yang kerap dilihat manusia.
Dibutuhkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis selain air, karbondioksida, dan cahaya.
Mengubah cahaya matahari menjadi energi.
Menyerap cahaya, meneruskan, dan mengolah cahaya ke tempat terjadinya fotosintesis (mesofil) bersama karbondioksida dan air.
Membantu menghasilkan reaksi kimia berupa gula dan oksigen.
Mengubah karbondioksida menjadi karbohidrat untuk energi tumbuhan.
Membuat gula (glukosa) sebagai pusat produksi pangan dari sel-sel tanaman.
Membantu menciptakan oksigen pada proses fotosintesis ini.
Mengolah senyawa kimia yang berasal dari sinar matahari dengan pigmen yang dimilikinya.
Mampu membersihkan udara dengan menyerap karbondioksida dan menciptakan oksigen.
Baca juga: Mengenal Proses Memperbanyak Diri Virus dan Tahapannya
Zat hijau yang ada pada tumbuhan disebut klorofil. Fungsi utama dari klorofil yaitu memberikan warna hijau pada bagian daun pada tubuh tumbuhan yang berwarna hijau serta tumbuhan alga hijau. (MRZ)
