Konten dari Pengguna

Mengenal Zat Sisa yang Dikeluarkan oleh Ginjal Pada Tubuh Manusia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi zat sisa yang dikeluarkan oleh ginjal. Sumber foto: unsplash.com/Robina Weermeijer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi zat sisa yang dikeluarkan oleh ginjal. Sumber foto: unsplash.com/Robina Weermeijer

Ginjal merupakan organ penyaring dalam tubuh manusia yang akan membuang racun dan zat sisa yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh lagi. Zat sisa yang dikeluarkan oleh ginjal adalah urin.

Di dalam urin sebenarnya ada banyak kandungan zat lain yang dibuang dari dalam tubuh. Zat tersebut berasal dari maknan maupun hasil metabolisme tubuh. Apa saja nama zat-zat tersebut?

3 Zat Sisa yang Dikeluarkan oleh Ginjal

Ilustrasi zat sisa yang dikeluarkan oleh ginjal. Sumber foto: unsplash.com/Robina Weermeijer

Mengutip dari Ilmu Biomedik Dasar untuk Mahasiswa Kesehatan karya Maria Floriana Ping, dkk. (2022:322) ginjal berfungsi untuk membuang zat sisa hasil metabolisme zat toksik, obat- obatan, dan bahan kimia asing.

Zat sisa yang dikeluarkan oleh ginjal adalah urin. Di dalam urin terkandung ureum, asam urat, kreatinin (sisa metabolisme), dan bahan kimia seperti pestisida atau bahan kimia asing lainnya.

Ketika seseorang sedang mengonsumsi obat kimia maupun zat pengawet makanan, maka zat tersebut juga akan dikeluarkan dari dalam tubuh oleh ginjal melalui urin. Air kencing atau urin sudah mengandung zat sisa yang tak dimanfaatkan lagi oleh tubuh.

Adapun tiga zat di dalam urin dan yang sudah pasti dikeluarkan oleh ginjal dari dalam tubuh manusia yaitu.

1. Ureum

Blood Urea Nitrogen (BUN serum) atau disebut juga dengan ureum adalah hasil akhir dari proses metabolisme nitrogen dan protein dalam tubuh. Zat ini bisa diukur kadarnya dan bergantung pada aliran urin serta kadar ureum serumnya. Kadar ureum ini disebut sebagai indeks kapasitas urin.

2. Kreatinin

Kreatinin merupakan hasil dari metabolisme biokimia otot yang dibuang melalui ginjal. Zat ini bisa menjadi indikator seberapa baik fungsi penyaringan ginjal pada seseorang. Apabila ditemukan kreatinin yang banyak di dalam aliran darah maka kerja ginjal dikategorikan kurang bagus.

3. Asam Urat

Asam urat adalah produk akhir dari metabolisme purin. Semua purin yang berasal dari makanan dan hasil pemecahan purin asam nukleat tubuh akan dikeluarkan melalui ginjal. Dalam serum, urat berbentuk natrium urat, sedangkan dalam saluran urin, urat berbentuk asam urat.

Asam urat bisa diserap lewat lendir di usus dan dikeluarkan melalui urin. Pada manusia, sebagian besar purin dalam asam nukleat yang dimakan langsung diubah menjadi asam urat tanpa terlebih dahulu digabung dengan asam nukleat tubuh.

Baca juga: 4 Faktor yang Mempengaruhi Proses Pembentukan Urine

Zat sisa yang dikeluarkan oleh ginjal adalah urine. Semoga penjelasan di atas bisa menambah pengetahuan tentang sistem eskresi manusia. (IMA)