Mengetahui Arah Garis Gaya Magnet Bumi beserta Sifatnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arah garis gaya magnet, yaitu dari kutub selatan geografis bumi menuju kutub utara geografis bumi dengan sifat salah satunya selalu tidak berpotongan. Hal ini dikarenakan setiap garis mempunyai orbit masing-masing dan tidak akan melewati garis medan magnet lain.
Garis gaya magnet adalah arah medan magnet berupa garis-garis yang menghubungkan kutub-kutub magnet. Garis ini berupa pola garis melengkung yang terbentuk di sekitar medan magnet.
Arah Garis Gaya Magnet Bumi
Magnet merupakan benda yang mempunyai kutub utara dan kutub selatan. Jika kedua kutub yang berlainan didekatkan, maka akan menghasilkan gaya tarik menarik. Namun, sebaliknya jika dua kutub yang sama didekatkan, maka akan menghasilkan gaya tolak-menolak.
Bumi merupakan magnet yang sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan arah kutub magnet yang dipegang selalu menunjuk arah utara dan arah selatan bumi. Kondisi ini terjadi karena interaksi yang terjadi antara benda magnet itu sendiri dengan magnet bumi.
Dikutip dalam buku Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX, Sadiman, S.Pd., M.Pd., dan Tristia Ningsih, S.Pd., (2019:151), berdasarkan sifat magnet, kutub yang sejenis akan tolak-menolak dan kutub yang tidak sejenis akan tarik-menarik. Sehingga kutub magnet bumi berkebalikan dengan kutub bumi.
Kutub utara bumi merupakan kutub selatan magnet bumi. Sedangkan kutub selatan bumi merupakan kutub utara magnet bumi.
Jika dilihat dari kutub bumi arah garis gaya magnet bumi yaitu dari kutub selatan bumi menuju kutub utara bumi. Sedangkan dilihat dari kutub magnet arahnya yaitu dari kutub utara magnet bumi menuju kutub selatan magnet bumi.
Sifat Garis Gaya Magnet Bumi
Garis gaya magnet bumi yang dihasilkan memiliki beberapa sifat, adapun penjelasannya sebagai berikut.
1. Garis Tidak Saling Berpotongan
Garis-garis gaya magnet bumi tidak pernah berpotongan karena setiap garis mempunyai orbit masing-masing dan tidak akan melewati orbit garis medan magnet lain. Artinya, di setiap titik magnet terdapat medan magnet yang unik dan tidak ada arahnya yang sama.
2. Kepadatan Garis Menunjukkan Kuat Medan
Semakin padat garis-garis gaya magnet (makin berdempetan), maka makin kuat juga medan magnetnya. Adapun makin renggang garis-garis gaya magnet, maka makin lemah medan atau gaya magnetnya.
3. Tidak Dapat Dipisahkan Antara Kutub Utara dan Kutub Selatan
Garis-garis gaya magnet tidak dapat dipisahkan antara kutub utara dan kutub selatannya. Sehingga garis ini tidak akan menuju tak hingga ataupun berhenti di suatu titik. Namun, akan terus membuat loop antara kutub utara dan kutub selatannya.
Baca juga: Perbedaan Magnet dan Kemagnetan yang Perlu Diketahui
Dikarenakan letak utara dan selatan antara kutub bumi dengan kutub magnet bumi pada penjelasan di atas berbeda. Maka pembaca harus memperhatikan arah garis gaya magnet bumi dengan benar jangan sampai terbalik dalam memahaminya. (MRZ)
