Konten dari Pengguna

Mengetahui Komposisi Minyak Bumi dan Proses Pengolahannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi komposisi minyak bumi. Sumber: PIxabay/12019
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi komposisi minyak bumi. Sumber: PIxabay/12019

Komposisi minyak bumi terdiri atas komponen utama berupa hidrokarbon, sisanya adalah zat-zat organik mengandung belerang, nitrogen, dan oksigen. Komponen tersebut terbentuk dari dekomposisi yang dihasilkan oleh fosil tumbuh-tumbuhan dan hewan.

Minyak bumi merupakan komoditas hasil tambang dengan peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia, terutama sebagai sumber energi. Minyak bumi tergolong sumber daya alam yang tidak terbarukan karena proses terbentuknya yang sangat lama.

Komposisi Minyak Bumi

Ilustrasi komposisi minyak bumi. Sumber: Pexels/Tom Fisk

Minyak bumi adalah suatu campuran cairan yang terdiri dari berjuta-juta senyawa kimia. Dikutip dalam buku Bioremediasi dan Aplikasinya oleh Wignyanto (2020:78-79) komposisi minyak bumi yang utama yaitu senyawa hidrokarbon sebesar 50-98% berat, selebihnya adalah zat-zat organik mengandung belerang, nitrogen, dan oksigen, bahan-bahan lainnya yang berupa zat anorganik seperti vanadium dan aluminium.

Golongan hidrokarbon yang utama adalah parafin, olefin, dan naftalena. Adapun penjelasan lengkapnya yaitu:

  • Parafin merupakan senyawa hidrokarbon dengan rantai molekulnya jenuh dan lurus (alkana), contohnya pentana.

  • Olefin merupkan kelompok hidrokarbon tidak jenuh. Contoh olefin yaitu pentena dan heksena.

  • Naftalena adalah senyawa hidrokarbon yang kadarnya terbanyak nomor dua setelah parafin. Contoh dari naftalena yaitu siklopentena, metilsiklopentana, dan sikloheksana.

Proses Pengolahan Minyak Bumi

Ilustrasi komposisi minyak bumi. Sumber: Pixabay/Emphyrio

Minyak bumi diperoleh melalui proses pengeboran yang biasanya masih bercampur dengan gas alam sehingga perlu dipisahkan terlebih dahulu. Minyak bumi yang telah dipisahkan dari gas alam disebut minyak mentah yang berbentuk cairan kental hitam dan berbau.

Minyak mentah selanjutnya akan dilakukan pemurnian dengan distilasi bertingkat. Prinsip yang digunakan pada proses distilasi yaitu pemisahan komponen-komponen campuran berdasarkan perbedaan titik didih sehingga diperoleh fraksi-fraksi.

Fraksi hidrokarbon dari minyak bumi beraneka macam dan setiap faksi memiliki manfaat. Fraksi yang didapatkan dalam proses pengolahan minyak bumi di antaranya yaitu:

  • Bensin sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.

  • Nafta sebagai bahan baku sintesis senyawa organik.

  • Minyak solar dan diesel sebagai bahan bakar kendaraan bermesin diesel dan bahan bakar tungku di industri.

  • Minyak pelumas sebagai oli dan pelumas.

  • Bitumen sebagai material aspal jalan dan atap bangunan.

Baca juga: 6 Manfaat Minyak Bumi bagi Kehidupan

Dapat disimpulkan bahwa komposisi minyak bumi sebagian besar terdiri dari senyawa hidrokarbon (alkana,sikloalkana, alkena, alkuna) dan komponen kecil lainnya yaitu oksigen, belerang, ataupun nitrogen. (MRZ)