Konten dari Pengguna

Mengetahui Pengertian, Tujuan, dan Contoh Perventif

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi preventif. Foto; Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi preventif. Foto; Pexels

Secara umum pengertian preventif adalah tindakan pencegahan dari hal-hal negatif agar kejadian buruk tersebut tidak terjadi. Namun, istilah preventif dalam pengendalian sosial berarti upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran atau penyimpangan sosial.

Istilah preventif sering kali dianggap penting dalam dunia hukum, kesehatan, kehidupan masyarakat dan lain-lain.

Pengertian dan Tujuan Preventif

Ilustrasi pengertian dan tujuan preventif. Sumber foto : www.pexels.com

Preventif adalah usaha dalam diri individu atau kelompok agar untuk mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan. Secara etimologi, preventif berasal dari bahasa latin, pravenire yang berarti 'antisipasi' atau tindakan untuk mencegah terjadinya sesuatu.

Tindakan preventif biasanya melakukan pencegahan supaya tidak terjadi pelanggaran terhadap norma yang ada. Ini berarti mereka akan mengusahakan agar faktor dan niat serta kesempatan tidak bertemu, sehingga situasi yang terjadi akan aman dan tertib sehingga masyarakat tidak merasa ketakutan.

Pada bidang sosial, politik serta hukum preventif sendiri adalah tindakan pencegahan supaya tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terkait dengan segala pelanggaran. Biasanya preventif dalam bidang ini dilakukan agar masyarakat lebih paham akan aturan serta risiko yang dapat terjadi atas segala tindakannya.

Berbeda dengan bidang yang lain, secara bidang sosial preventif didefinisikan sebagai upaya pengendalian sosial dengan bentuk mencegah terhadap hal-hal gangguan yang tidak diinginkan.

Dalam dunia medis, preventif sangat erat digunakan pada sebuah tindakan untuk menghindari masalah dari berbagai kesehatan yang bisa mengancam nyawa seseorang di masa mendatang.

Adanya upaya atau tindakan preventif dalam diri seseorang ini bertujuan untuk mencegah hal-hal buruk terjadi. Preventif dalam dunia hukum sendiri bertujuan untuk menghindari pelanggaran hukum.

Biasanya seseorang yang melakukan tindakan preventif ini bisa paham tentang segala risiko dan lebih menghormati aturan yang telah ditetapkan. Namun, dalam dunia medis preventif bertujuan untuk menghindari terjadinya hal-hal buruk tentang kesehatan yang mengancam di masa mendatang.

Contoh Preventif

Ilustrasi preventatif. Foto: Pexels

Preventif adalah tindakan berupa pencegahan. Salah satu tindakan preventif yang dapat dilakukan yaitu untuk mencegah timbulnya kenakalan remaja yang dapat dilakukan, sebagai berikut:

  • Melakukan penguatan sikap dan mental remaja untuk mengekspresikan persoalan yang dihadapi

  • Memberikan pendidikan yang layak untuk menambah pengetahuan, keterampilan, dan pendidikan mental serta pribadi seseorang melalui pengajaran, agama, budi pekerti, dan etika

  • Memberikan sarana - sarana yang bisa menciptakan suasana yang optimal untuk perkembangan pribadi yang wajar

  • Memberikan wejangan berupa harapan yang bermanfaat

  • Menguatkan motivasi dan dorongan untuk berperilaku baik agar terjalin hubungan sosial yang baik

  • Melakukan distribusi kelompok dan memberikan kesempatan dalam mengemukakan pandangan serta pendapat dari remaja agar bisa mengarahkan ke pandangan yang lebih positif

Baca juga: Cara Preventif untuk Mencegah Terjadinya Suatu Konflik

Demikianlah ulasan mengenai preventif, tujuan preventif, dan contoh tindakan preventif dari kenakan remaja. Semoga informasi dalam artikel ini bisa menambah wawasan tentang preventif. (NTA)