Konten dari Pengguna

Pemanfaatan Partikel Nano pada Nanoteknologi Didasarkan pada Apa?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemanfaatan partikel nano pada nanoteknologi didasarkan pada. Sumber: Pixabay/cintersimone
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemanfaatan partikel nano pada nanoteknologi didasarkan pada. Sumber: Pixabay/cintersimone

Nanoteknologi merupakan teknologi yang didasarkan pada pemanfaatan bahan dengan ukuran partikel dalam skala nano. Lantas, pemanfaatan partikel nano pada nanoteknologi didasarkan pada apa?

Istilah nanoteknologi diciptakan oleh Eric Drexler dalam bukunya yang berjudul Engines of Creation, yang diterbitkan pada tahun 1986. Nanoteknologi memiliki potensi untuk merevolusi cara manusia hidup dan bekerja.

Pemanfaatan Partikel Nano pada Nanoteknologi Didasarkan pada Apa? Ini Jawabannya

Ilustrasi pemanfaatan partikel nano pada nanoteknologi didasarkan pada. Sumber: Pixabay/jw210913

Nanoteknologi merupakan suatu ilmu atau teknologi yang mempelajari objek dengan ukuran sangat kecil (1-100nm). Kemudian objek tersebut dimanipulasi untuk menghasilkan benda-benda baru yang menjadi karakter khusus seperti yang diinginkan

Perkembangan nanoteknologi di abad 20 berkembang dengan pesat, baik dalam bidang energi, kesehatan, pertanian, hingga industri. Ini karena, nanoteknologi memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki dengan teknologi lain.

Nanoteknologi memiliki keunggulan dalam memahami, mengggunakan, dan mengendalikan sejumlah kecil materi untuk digunakan dalam merekayasa benda baru dari benda yang sudah ada. Nanoteknologi melibatkan Fisika, Kimia, Biologi, dan ilmu Material.

Pemanfaatan partikel nano pada nanoteknologi didasarkan pada sifat partikel nano yang sangat khas dan berbeda dari partikel besar.

Dikutip dalam buku Nanopartikel Perak: Si Kecil dengan Segudang Manfaat oleh Iryanti Eka Suprihatin, dkk (2023:52) pemanfaatan partikel nano didasarkan pada keunikan-keunikan yang dimiliki partikel tersbut.

Partikel nano memiliki sifat-sifat unik karena ukurannya yang sangat kecil dan berbeda dari partikel besar. Sifat-sifat tersebut meliputi:

  • Luas permukaan yang besar: Partikel nano memiliki nilai perbandingan antara luas permukaan dan volume yang lebih besar jika dibanding dengan partikel sejenis dalam ukuran besar.

  • Sifat fisik, kimia, dan biologis: Partikel nano dapat memiliki kekuatan, reaktivitas, atau konduktivitas listrik yang lebih tinggi.

  • Efek kuantum: Pada skala nano, efek kuantum menjadi lebih dominan.

  • Sifat magnetik: Kekuatan magnetik meningkat dengan penurunan ukuran butiran partikel.

  • Sifat mekanik: Beberapa nano material, seperti nano serat atau nano komposit, dapat menunjukkan sifat mekanik yang unggul.

  • Perilaku optik dan elektronika: Partikel nano dapat menyerap, memantulkan, atau menghamburkan cahaya dengan cara yang unik.

Sebagai ilmu pengetahuan atau teknologi rekayasa, pemanfaatan partikel nano pada nanoteknologi didasarkan pada sifat partikelnya yang sangat khas. Hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat material dan perangkat baru dalam berbagai bidang. (MRZ)

Baca juga: Sejarah Perkembangan Bioteknologi dari Kuno hingga Modern