Konten dari Pengguna

Pemberdayaan Masyarakat: Pengertian dan Tujuan Pelaksanaannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemberdayaan masyarakat adalah. Sumber: unsplash.com/EnJi.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemberdayaan masyarakat adalah. Sumber: unsplash.com/EnJi.

Pemberdayaan masyarakat adalah istilah yang sering disebutkan dalam program-program pemerintah atau kemasyarakatan. Program ini dianggap sebagai solusi terbaik untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.

Namun, masih banyak yang belum paham dengan arti dan tujuan pemberdayaan masyarakat. Edukasi tentang pemberdayaan masyarakat dianggap berhasil jika banyak anggota masyarakat yang terlibat.

Pemberdayaan Masyarakat adalah Proses Menuju Kemandirian

Ilustrasi pemberdayaan masyarakat adalah. Sumber: unsplash.com/ArtemBeliaikin.

Dikutip dari Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat, Andi Sitti Halimah (2025:1), pengertian pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses untuk menjadi masyarakat lebih berdaya atau memiliki kemampuan dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah secara mandiri.

Upaya ini diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat agar keluar dari kemiskinan dan keterbelakangan. Pemberdayaan masyarakat tidak hanya bersifat individu tapi juga ditujukan pada institusi yang ada di tengah masyarakat.

Pemberdayaan komunitas atau masyarakat menggabungkan konsep people-centered, participatory, empowerment dan sustainability. Berbagai usaha untuk melibatkan masyarakat tersebut memiliki banyak tujuan besar, antara lain sebagai berikut.

1. Mengentaskan Masyarakat dari Kemiskinan

Kemiskinan akan membuat suatu bangsa rentan terhadap gangguan dari dalam maupun luar negeri. Kemiskinan juga dapat menyebabkan ketidakpatuhan hingga kekacauan.

Pengentasan kemiskinan akan meningkatkan rasa percaya diri masyarakat sebagai individu dan bangsa yang berdaya. Rasa percaya diri yang tinggi akan meningkatkan semangat untuk berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

2. Menciptakan Kemandirian Masyarakat

Masyarakat yang diajak memecahkan masalah di lingkungannya akan belajar untuk mencari solusi sendiri. Semakin banyak masyarakat yang mandiri maka pemerintah akan memiliki kesempatan lebih banyak untuk memikirkan program pembangunan jangka panjang.

Kemandirian tersebut meliputi bidang ekonomi, budaya, sosial, dan sebagainya. Persoalan-persoalan di masyarakat akan lebih cepat tertangani tanpa menunggu sikap dan tindakan pemerintah.

3. Memperkuat Posisi Tawar Masyarakat

Masyarakat yang berdaya akan memiliki kekuatan yang lebih besar untuk menentukan hak politiknya dan memilih wakil-wakil rakyat yang pro dengan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat juga dapat menolak kebijakan yang merusak lingkungan dan melanggar hak asasi manusia. Sebaliknya, masyarakat juga akan tahu bagaimana cara memperjuangkan kepentingannya sesuai dengan hukum dan undang-undang.

4. Memperluas Akses Masyarakat

Masalah utama masyarakat yang terpinggirkan adalah terbatasnya akses pendidikan, kesehatan, modal, teknologi dan sebagainya. Masyarakat diajak bersama-sama menganalisis akses yang dibutuhkan dan mencari jalan keluarnya.

Pemberdayaan masyarakat adalah usaha untuk mengajak masyarakat menyelesaikan masalah-masalah mereka sendiri. Masyarakat harus mengetahui potensi yang dimiliki dan cara memanfaatkannya agar menjadi masyarakat yang mandiri dan sejahtera. (lus)

Baca juga: Prinsip Kesetaraan yang Harus Dipegang dalam Proses Pemberdayaan Masyarakat