Konten dari Pengguna

Pengertian Analisis Titrimetri beserta Metodenya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian analisis titrimetri. Sumber foto: pixabay/PublicDomainPictures
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian analisis titrimetri. Sumber foto: pixabay/PublicDomainPictures

Pengertian analisis titrimetri adalah salah satu metode analisis kuantitatif menggunakan prinsip reaksi kimia. Tujuan utama analisis ini mengetahui kuantitas konsentrasi dari komponen penyusun analit.

Analisis titrimetri dapat disebut juga sebagai metode volumentri. Karena melibatkan pengukuran volume larutan baku. Adapun keterbatasan dalam pengujian dengan teknik titrimetri. Salah satunya, yaitu memerlukan sampel dengan jumlah relatif banyak.

Pengertian Analisis Titrimetri

Ilustrasi pengertian analisis titrimetri. Sumber foto: pixabay/jarmoluk

Berdasarkan buku Konsep Dasar Kimia Analitik, Nur Yusaerah, Hazanita Jumiaty, Fathan Mubina Dewadi, dkk, (2022:18), pengertian analisis titrimetri merupakan suatu metode analisis dengan cara mengukur jumlah zat dalam satuan volume tertentu secara kuantitatif. Teknik ini dilakukan dengan cara mengukur jumlah volume dari larutan standar yang telah bereaksi dengan zat yang akan dianalisis.

Metode titrimetri ini dilakukan dengan cara mereaksikan sejumlah zat yang akan dianalisis. Jenis pereaksi yang digunakan berupa larutan baku (standar). Adapun tipe reaksi yang dipakai dalam titrimetri adalah titrasi.

Teknik titrimetri banyak dimanfaatkan untuk menetapkan konsentrasi larutan, baik menurut kadar unsur maupun senyawa. Hal ini dikarenakan metode tersebut termasuk jenis analisis yang akurat.

Metode Analisis Titrimetri

Ilustrasi metode analisis titrimetri. Sumber foto: pixabay/ bdyczewski

Sesudah mengetahui tentang pengertian analisis titrimetri, berikut ini merupakan beberapa metode titrimetri menurut jumlah sampelnya yang penting dipelajari dikutip dari buku Analisis Obat Secara Volumetri, Abdul Rochman, Sudibyo Martono, Sudjadi , Achmad Mursyidi, (2021:4-5).

1. Reaksi Asam Basa

Dasar reaksi asam basa (asidi-alkalimetri = netralisasi) adalah proses perpindahan proton yang berasal dari zat asam maupun perpindahan OH dari zat basa. Baik berlangsung dalam kondisi lingkungan bebas air atau sebaliknya.

2. Reaksi Oksidasi Reduksi

Tahap perpindahan elektron merupakan konsep yang mendasari terjadinya metode redoks (reaksi oksidasi reduksi). Pada reaksi ini, untuk menentukan kadar senyawa dapat dilakukan melalui berbagai cara, di antaranya bromatometri, serimetri, permanganometri, dan iodatometri.

3. Reaksi Pengendapan

Menetapkan kadar pada reaksi pengendapan, yaitu didasarkan terhadap adanya endapan yang sukar larut. Contohnya dalam penetapan kadar secara argentometri.

4. Reaksi Pembentukan Kompleks

Terjadinya reaksi antara zat-zat kompleks organik dengan ion logam, dapat digunakan sebagai landasan konsep pada reaksi pembentukan kompleks. Metode kompleksometri merupakan salah satu cara penetapan kadar yang menerapkan prinsip tersebut.

Baca Juga: Pengertian Laboratorium Kimia Analitik dan Sarananya

Itulah pengertian analisis titrimetri lengkap dengan metodenya yang penting dipelajari sebelum melakukan praktik di laboratorium. Setelah memahami dasar konsep analisis kuantitatif, maka tingkat kesalahan pada praktikum dapat diminimalisir dengan baik. Semoga bermanfaat! (Riyana)