Konten dari Pengguna

Pengertian Chauvinisme, Sejarah dan Ciri-Cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian Chauvinisme, sejarah, dan ciri-cirinya. Sumber: Pixabay/WikiImages
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian Chauvinisme, sejarah, dan ciri-cirinya. Sumber: Pixabay/WikiImages

Chauvinisme adalah sikap atau rasa cinta pada tanah air yang berlebihan. Pada umumnya, cinta tanah air adalah suatu kewajiban bagi warga negara. Namun, jika rasa cinta tersebut berlebihan tentu menjadi tidak baik.

Menurut buku Indonesia kita oleh Nurcholish Majid (2004:69), chauvinisme merupakan paham kebangsaan yang didasarkan kepada pertimbangan rasialisme atau etnosentrisme justru bertentangan dengan paham kebangsaan sejati.

Pengertian dan Sejarah Chauvinisme

Ilustrasi pengertian chauvinisme, sejarah dan ciri-cirinya. Sumber: Pixabay/12019

Chauvinisme adalah salah satu paham ekstrim yang dilakukan oleh seorang yang fanatik terhadap tanah airnya. Berikut pengertian cahuvinisme menurut para ahli serta sejarahnya.

Mirandalaurensi

Chauvinisme adalah sebuah tindakan yang menganggap negaranya lebih tinggi daripada negara lain. Hal itu juga membuat ciri khas dari chauvinisme adalah bentuk penghinaan.

Inoviana

Menurut Inoviana, chauvinisme ialah istilah yang digunakan untuk mengungkapkan kesetiaan yang ekstrim kepada satu partai politik tanpa mempertimbangkan pandangan alternatif dari partai lain.

Sejarah Chauvinisme

Mulanya, chauvinisme diketahui berasal dari seorang tokoh fiktif bernama Nicholas Chauvin. Diceritakan jika ia terkenal dengan kesetiannya, meskipun kala itu Napoleon Bonaparte kalah dan dibuang.

Atas dasar kesetiannya yang begitu besar, terciptalah sebuah paham Chauvinisme. Pada tahun 1870 istilah Chauvin mulai banyak didengar dan tersebar ke dalam bahasa inggris sebagai istilah “Chauvinisme”. Pada saat itu, Chauvinisme adalah sikap yang berlebihan terhadap tujuan terhadap kelompok yang dinilai berbeda.

Kemudian istilah tersebut mulai dikenal secara luas pada tahun 1960, meskipun tak banyak yang paham persis arti Chauvinisme itu sendiri.

Hingga setealh berabad-abad, Chauvinisme memiliki interpretasi yang berbeda dengan sejarah awalnya. Kata ini disebutkan menjelaskan sikap atau pandangan yang dianut oleh laki-laki bahwa “jenis kelamin perempuan lebih rendah dari mereka”.

Tak jarang juga banyak yang menggunakan istilah Chauvinismesebagai bentuk sinonim pada istilah kata Misoginisme yang memiliki paham kebencian terhadap perempuan.

Ciri-Ciri Chauvinisme

Ilustrasi pengertian chauvinisme, sejarah, dan ciri-cirinya. Sumber: Pixabay/DZackCulver

Setelah mengetahui pengertian dan sejarah Chauvinisme, berikut ini ciri-ciri dari Chauvinisme, di antaranya:

  • Menganggap negaranya unggul dari negara lain

  • Membuat penganutnya memiliki sifat fanatisme yang tinggi

  • Melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap golongan atau negara lainnya

  • Dipergunakan dalam melancarkan tujuan tertentu.

Baca Juga: Mengenal Pengertian Chauvinisme, Loyalitas Tanpa Batas Terhadap Tanah Air

Demikianlah pengertian Chauvinisme, sejarah singkat, dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat!

(NUM)