Konten dari Pengguna

Pengertian, Ciri-Ciri Campuran, dan Contohnya dalam Ilmu Sains

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri campuran. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ciri-ciri campuran. Sumber: pexels.com

Dalam ilmu sains, jenis zat terbagi menjadi dua, yakni zat tunggal dan zat campuran. Tentu saja setiap zat tersebut memiliki ciri dan karakteristiknya masing-masing. Begitu pula dengan ciri-ciri campuran sebagai salah satu jenis zat yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengetahui karakteristik dari setiap jenis zat tersebut, maka seseorang dapat dengan mudah mengenali berbagai contoh zat campuran yang kerap ditemukan di lingkungan sekitarnya. Khususnya bagi orang-orang yang mempelajari tentang ilmu sains ini.

Ciri-Ciri Campuran dan Contohnya dalam Ilmu Sains

Ciri-ciri campuran. Sumber: pexels.com

Secara umum, zat adalah sebuah bagian dari setiap materi yang ada di sekitar makhluk hidup yang sifatnya bisa dicium dan juga bisa dilihat. Adapun pengertian zat campuran sendiri adalah suatu zat yang terdiri dari dua atau lebih zat yang bergabung menjadi satu tanpa komposisi tetap dan masih memiliki sifat zat asalnya.

Dengan kata lain, zat campuran merupakan penggabungan antara dua zat atau lebih tanpa melalui suatu reaksi kimia. Hal inilah yang membuat sifat zat yang menjadi penyusunnya tidak akan berubah.

Mengutip dari buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 5 oleh Christiana Umi (2020:332), ciri-ciri campuran adalah sebagai berikut.

  • Terdiri atas dua jenis zat tunggal atau lebih.

  • Perbandingan komponen penyusun tidak tetap.

  • Masih memiliki sifat zat asal karena sifat larutan rata-rata adalah sifat dari komponennya.

  • Bisa dipisahkan menjadi komponennya melalui cara-cara fisis, seperti penyulingan dan penyaringan.

Nah, zat campuran ini juga terbagi lagi ke dalam dua jenis, yakni campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen dapat diartikan sebagai bentuk percampuran antara dua zat atau lebih yang tidak dapat dibedakan lagi materi penyusunnya. Contohnya seperti minuman teh manis dan juga udara.

Sedangkan campuran heterogen merupakan bentuk pencampuran, di mana zat-zat penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lain. Jenis campuran yang satu ini juga kerap disebut dengan campuran kasar karena hasil akhirnya yang tidak dapat menyatu atau tidak saling melarutkan. Contohnya seperti tepung beras, santan, dan tepung terigu.

Baca Juga: Memahami Pengertian dan Ciri-Ciri Oligarki di Indonesia

Demikian penjelasan singkat mengenai ciri-ciri campuran dan contohnya dalam ilmu sains yang menarik untuk dipelajari. (Anne)