Konten dari Pengguna

Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenis Puisi Lama

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis Puisi Lama. Sumber: Unsplash/Christin Hume
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis Puisi Lama. Sumber: Unsplash/Christin Hume

Mempelajari jenis puisi lama bisa menambah pengetahuan dalam bidang sastra. Puisi termasuk salah satu bentuk karya sastra yang digemari oleh masyarakat. Namun, puisi yang ada saat ini kebanyakan adalah puisi baru yang berbeda bentuknya.

Perbedaan puisi lama dan puisi baru yang paling terlihat adalah keterikatannya dengan aturan. Selain itu, masih ada beberapa ciri puisi lama yang menarik untuk dibahas.

Pengertian dan Ciri-Ciri Puisi Lama

Ilustrasi Jenis Puisi Lama. Sumber: Unsplash/Thought Catalog

Dikutip dari Terampil Membaca dan Menulis Puisi, Wijayanti (2022:75-79), pengertian puisi lama adalah jenis puisi yang terikat dengan aturan dan bermakna. Puisi jenis ini sudah ada sejak zaman dahulu. Aturan pada puisi ini antara lain adalah jumlah kata dalam satu baris, jumlah suku kata, rima, dan sebagainya.

Beberapa ciri puisi lama adalah sebagai berikut.

  • Puisi lama adalah karya turun temurun serta tidak diketahui siapa pengarangnya.

  • Puisi lama juga merupakan sastra lisan karena disampaikan dari mulut ke mulut.

  • Puisi ini juga terlihat kaku karena sangat terikat dengan aturan.

Jenis Puisi Lama

Ilustrasi Jenis Puisi Lama. Sumber: Unsplash/Aaron Burden

Terdapat beberapa jenis puisi lama. Antara lain adalah sebagai berikut.

1. Syair

Syair merupakan jenis puisi lama yang berasal dari Arab. Ciri khas syair adalah terdiri dari empat baris di setiap bait dan menggunakan sajak a-a-a-a. Syair berisi cerita lengkap dengan nasihat. Berikut adalah contoh syair.

Wahai engkau para pemuda, Engkaulah pewaris bangsa, Giatlah belajar sepanjang masa, Untuk membangun bangsa negara, Ilmu bukanlah untuk harta semata, Ilmu tak akan lekang oleh usia, Sebab ilmu akan membuatmu terjaga, Dan ilmu akan membuatmu dewasa.

2. Pantun

Kata pantun berasal dari bahasa Minangkabau, yaitu patuntun yang artinya penuntun. Pantun bisa dikenali dari ciri, yaitu terdiri dari empat baris dalam tiap bait, setiap bait terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a, dan lainnya

Berdasarkan isinya, pantun dibedakan menjadi pantun anak, pantun muda mudi, pantun nasihat, pantun jenaka, dan pantun teka-teki. Berikut adalah contoh pantun.

Buah lemon buah pepaya Tapi membeli buah durian Cobalah terka wahai saudara Makin diisi kok makin ringan (balon)

3. Seloka

Seloka merupakan jenis puisi Melayu yang juga disebut sebagai pantun berkait karena baitnya saling berkaitan. Seloka isinya adalah ejekan, sindiran, atau candaan yang dinyatakan dengan perumpamaan. Berikut adalah contohnya.

Jalan-jalan ke kota batik Naik motor miliki si Aan Jikalau engkau berkendara dengan baik Supaya selamat sampai tujuan

Naik motor miliki si Aan Siang-siang kena panas Supaya selamat sampai tujuan Taatilah lalu lintas

Baca juga: Jenis-Jenis Puisi Rakyat Lengkap Dengan Contohnya

Pembahasan tentang jenis puisi lama lengkap dengan pengertian dan ciri-cirinya bisa dipelajari agar semakin mengenal jenis karya sastra. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)