Pengertian dan Cara Menghitung Pokok Produksi yang Benar

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ekonomi terdapat penjelasan tentang bagaimana cara menghitung pokok produksi yang benar. Harga pokok produksi biasanya merujuk pada harga total yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam memproduksi suatu barang.
Biaya yang termasuk dalam pokok produksi bukan hanya biaya untuk bahan baku melainkan juga biaya tenaga kerja dan overhead produksi. Menghitung biaya pokok produksi akan membantu perusahaan dalam mendapatkan keuntungan.
Pengertian Pokok Produksi
Penting bagi perusahaan untuk mengetahui cara menghitung biaya pokok produksi agar bisa menghitung harga jual. Apabila harga produksi terlalu tinggi, maka harga jual akan tinggi sehingga bisa mempengaruhi daya saing perusahaan di pasaran.
Mengutip dari buku Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing Sebagai Dasar Penentuan Harga Jual, Siti Nur Qomariyah, S.E., M.Si., dan Candra Fatmawati Firdaus, (2021:16), harga pokok produksi juga disebut dengan cost of good manufactured.
Pengertian dari harga pokok produksi adalah total biaya yang dibutuhkan dalam memproduksi suatu barang untuk dijual ke pasar. Bisa juga biaya yang dibutuhkan untuk membeli bahan sebagai pembuatan produk jadi.
Biaya pokok produksi meliputi biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya untuk mengurus pabrik. Adapun tujuan dari harga pokok produk adalah sebagai berikut.
Agar mengetahui tujuan perencanaan keuntungan.
Dasar untuk menilai seberapa efisiensi perusahaan tersebut.
Untuk bahan evaluasi kinerja perusahaan.
Untuk dasar penilaian dalam menyusun neraca yang berkaitan dengan penilaian terhadap aktiva.
Sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.
Cara Menghitung Pokok Produksi
Setelah mengetahui apa pengertian dari harga pokok produksi berikutnya adalah mengenai cara menghitung pokok produksi. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut.
HPP = total biaya produksi + saldo awal persediaan produk perusahaan – saldo akhir persediaan produk
Sedangkan urutan yang perlu dilakukan oleh perusahaan dalam menghitung pokok produksi adalah:
Melakukan perhitungan bahan mentah yang digunakan untuk produksi barang.
Menghitung berapa total biaya produksi.
Perusahaan perlu mengetahui semua biaya yang digunakan dalam proses produksi. Kemudian setelah itu, perusahaan bisa menghitung biaya produksi yang dikeluarkan dan menerapkan rumus HPP di atas.
Baca Juga: Contoh Soal Biaya Produksi beserta Jawabannya
Sesuai pengertian di atas, seorang pengusaha penting untuk tahu bagaimana cara menghitung pokok produksi. Hal ini agar bisa mengetahui keuntungan yang didapatkan dari penjualan produk. (GTA)
