Pengertian dan Ciri-Ciri Best Practice bagi Guru di Sekolah

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Best practice merupakan istilah yang kini banyak dibicarakan oleh guru di sekolah. Namun, istilah ini belum tentu benar-benar dipahami oleh masyarakat, termasuk guru itu sendiri. Itulah mengapa perlu ada pembahasan tentang pengertian dan ciri-ciri best practice.
Dengan mengetahui kedua hal tersebut, guru bisa memberikan performa yang lebih baik untuk pembelajaran di sekolah. Hal ini pun secara tidak langsung akan berpengaruh pada kualitas murid di kelasnya.
Pengertian Best Practice Guru
Mengutip buku Best Practice: Pembelajaran Inovasi Melalui Model Project Based Learning oleh Esti Suryani (2017:5), pengertian best practice adalah cerita keberhasilan terbaik dalam menyelesaikan masalah ketika melaksanakan tugas sebagai pendidik.
Cerita keberhasilan terbaik bukan laporan hasil Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) atau Peneliti Tindakan Sekolah (PTK), tetapi fokus pada keberhasilan pengawas sekolah, kepala sekolah, atau guru dalam melaksanakan tugasnya.
Sejatinya, best practice merupakan bentuk laporan atau publikasi ilmiah yang disusun berdasarkan format tertentu. Tak hanya itu saja, best practice juga disusun secara sistematis. Di dalamnya terdapat catatan mengenai perencanaan, proses hingga evaluasi pembelajaran.
Nantinya, laporan ini bisa digunakan guru untuk introspeksi diri sendiri. Tak hanya itu saja, laporan ini juga bisa menjadi rujukan untuk pebandingan dan pengembangan guru-guru lain dalam hal pengajaran
Ciri-ciri Best Practice
Esti Suryani dalam buku yang sudah disebutkan di atas (2017:6-7) juga menyatakan ciri-ciri atau indikator best practice. Berikut di antaranya.
Mengembangkan cara baru dan inovatif dalam pengembangan serta memecahkan masalah dalam pendidikan, khususnya pembelajaran.
Membawa sebuah perubahan/perbedaan, sehingga sering dikatakan hasilnya luar biasa (outstanding result).
Mampu mengatasi persoalan tertentu secara berkelanjutan (keberhasilan lestari) atau dampak dan manfaatnya berkelanjutan.
Mampu menjadi model, memberi inspirasi dalam membuat kebijakan (pejabat), dan inspiratif guru lainnya, termasuk murid.
Cara dan metode yang dilakukan dan/atau yang digunakan bersifat ekonomis dan efisien.
Baca juga: Aspek Pengembangan Tujuan Pembelajaran dalam Kurikulum Sekolah
Pengertian dan ciri-ciri best practice bagi guru di sekolah di atas bisa diimplementasikan demi melihat keberhasilan guru dalam pembelajaran. Dengan demikian, kualitas pembelajaran pun bisa semakin meningkat. (LOV)
