Pengertian dan Contoh Erosi Percik pada Lapisan Tanah

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak contoh erosi yang terjadi di permukaan bumi, salah satunya adalah erosi percik. Contoh erosi percik merupakan jenis erosi yang disebabkan oleh air hujan yang jatuh ke tanah.
Pada umumnya penyebab utama terjadinya erosi adalah penggunaan lahan yang kurang sesuai dengan fungsi. Kerusakan lahan yang terjadi karena tingkat kepekaan tanah yang cukup tinggi terhadap erosi, merupakan akibat dari aktivitas dan ulah manusia itu sendiri.
Pengertian Erosi Percik
Dikutip dari buku Pelatihan untuk Prasarana Desa, Richard Wayne Gnagey (2022: 413), erosi adalah suatu kondisi kehilangan tanah secara sedikit demi sedikit. Erosi terjadi dimulai dengan erosi percikan atau splash erosion.
Erosi percik adalah erosi yang disebabkan oleh butir tanah yang terkena titik air hujan kemudian di bawa ke tempat lain. Pengertian erosi itu sendiri merupakan suatu peristiwa yang terjadi secara alami oleh pengikisan tanah.
Pengikisan padatan pada lapisan tanah tersebut dapat berupa sedimen, batuan, dan partikel lainnya, yang disebabkan oleh angin, tanah, dan material lain di bawah pengaruh gravitasi atau oleh makhluk hidup.
Baca juga: 5 Dampak Erosi, Pengertian dan Faktor Penyebabnya
Contoh Erosi Percik
Erosi percik merupakan tingkatan atau tahap awal yang terjadi pada kerusakan tanah. Erosi ini disebabkan oleh massa air yang mengalir, baik dari gerakan air di dalam tanah maupun di permukaan bumi.
Contoh erosi percik adalah salah satu contoh dari jenis erosi yang disebabkan oleh air. Tingkatan atau jenis-jenis erosi air adalah sebagai berikut:
Erosi percikan (splash erosion), yaitu jenis erosi yang terjadi dengan proses terkelupasnya partikel-partikel tanah bagian atas oleh tenaga kinetik air hujan bebas atau air lolos.
Erosi kulit atau lembar (sheet erosion), yait pengikisan pada lapisan tipis permukaan tanah di daerah berlereng oleh kombinasi air hujan dan air larian (run off).
Erosi alur (rill erosion), yaitu jenis pengangkutan partikel-partikel tanah oleh aliran air yang mengalir di permukaan tanah yang terkonsentrasi pada alur tertentu.
Erosi parit (gully erosion), yaitu erosi yang terjadinya hampir sama dengan proses erosi alur tetapi pada erosi alur yang terbentuk sudah sangat besar.
Erosi tebing sungai (streambank erosion), yaitu tahapan pengikisan tanah pada tebing sungai, kemudian penggerusan dasar sungai oleh aliran air sungai atau terjangan aliran sungai yang kuat pada daerah belokan sungai.
Erosi internal sungai (internal erosion atau subsurface erosion), yaitu proses terangkutnya partikel-partikel tanah primer dan masuk ke dalam celah-celah atau pori-pori tanah sehingga tanah tersebut menjadi kedap air dan udara.
Tanah longsor (landslide), yaitu bentuk erosi yang pengangkutan atau gerakan tanahnya terjadi bersamaan dalam volume yang relatif besar.
Contoh erosi percik adalah tahap awal terjadinya peristiwa tanah longsor. Erosi tersebut disebabkan oleh percikan air hujan yang turun ke tanah. (MAE)
