Konten dari Pengguna

Pengertian dan Fungsi Soma dalam Jaringan Saraf

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi soma. Sumber: pexels.com/Mart production
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi soma. Sumber: pexels.com/Mart production

Fungsi soma sangat penting bagi sistem saraf. Soma disebut juga sebagai badan sel. Dalam badan sel terdapat berbagai organel yang berperan penting dalam jaringan saraf.

Sistem saraf sendiri terdiri atas miliaran sel yang membentuk suatu jaringan. Dengan sistem saraf, manusia dapat merespon berbagai rangsangan yang ada di luar tubuh.

Pengertian dan Fungsi Soma

Ilustrasi fungsi soma. Sumber: pexels.com/Anna Shvets

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, soma disebut juga sebagai badan sel. Mengutip buku Fisiologi Olahraga oleh Ilham Kamarudin, dkk (2023: 74), fungsi dari soma adalah mengatur seluruh metabolisme neuron.

Badan sel memiliki kandungan organel yang memiliki tugas menghasilkan molekul organik, biosintesis, dan energi. Contohnya enzim. Badan sel memiliki banyak cabang dendrit.

Menurut buku Mengenal Saraf pada Manusia oleh Ria Setyo Mardani (2013: 14), dalam badan sel terdapat sitoplasma, nukleus, dna organel sel lainnya, termasuk mitokondria dan granula-granula Nisl. Dari badan sel saraf keluar serabut-serabut yang merupakan penonjolan sitolasmanya.

Fungsi dari serabut tersebut adalah mengirimkan informasi atau pesan dalam bentuk rangsangan elektrokimia atau sinyal listrik.

Serabut tersebut dibedakan menjadi dua macam, yakni dendron dan akson. Penjelasan dendron dan akson adalah sebagai berikut.

1. Dendron

Dendron adalah bagian dari sel saraf dengan fungsi menerima rangsang dari reseptor atau dari aksin sel saraf lain menuju ke badan sel. Reseptor adalah alat-alat indra yang mendeteksi rangsang. Dendron tersusun atas sejumlah serabut yang lebih kecil yang disebut dendrit.

2. Akson

Akson disebut juga sebagai neurit dan memiliki fungsi meneruskan rangsang dari badan sel menuju ujung sel saraf tersebut. Akson berhubungan dengan dendrut sel saraf yang lain atau berhubungan dengan sel-sel efektor. Akson diselubungi oleh selubung mielin. Selubung mielin dibentuk oleh sel Schwann.

Pada bagian tertentu dari akson terdapat daerah yang tidak terbungkus oleh selubung mielin. daerah tersebut disebut sebagai nodus ranvier. Nodus ranvier berfungsi untuk mempercepat rangsang.

Baca juga: Apa itu Sistem Saraf? Ini Penjelasannya

Itulah penjelasan megenai fungsi soma yang merupakan bagian utama dari sel saraf. Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa fungsi soma adalah mengatur metabolisme neuron. Soma atau badan sel juga manjadi wadah berbagai sel seperti sitoplasma, nukleus, dan sel lainnya. (IND)