Pengertian dan Proses Fusi Sel dalam Biologi

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proses fusi sel terjadi jika dua buah sel dari suatu spesies yang sama atau pun berbeda menghasilkan sel tunggal dengan gen campuran. Fusi sel ini sering kali digunakan dalam produksi antibodi monoklonal
Fusi sel juga digunakan dalam bidang bioteknologi dan pengembangan obat. Tujuannya untuk pengembangan organisme multiseluler dan memainkan peran kunci dalam pembentukan berbagai jenis sel dan jaringan.
Pengertian dan Proses Fusi Sel
Dikutip dari buku Cell-Cell Fusion, Stephen C. Searles, dkk (2017), fusi sel, yaitu proses yang terjadi di antara dua sel. Dua sel ini menggabungkan membran plasma menjadi satu sel tunggal dengan mempertahankan informasi genetik tertentu dari setiap sel induk.
Fusi sel atau dalam konteks biologi, sering kali merujuk pada dua proses utama, yaitu fertilisasi dan fusi sel somatik (penggabungan dua sel somatik). Berikut penjelasannya.
1. Fertilisasi
Pengertian
Pengertian fertilisasi, yaitu proses penyatuan dua sel kelamin atau gamet (sel telur dan sel sperma) untuk membentuk zigot, yang kemudian berkembang menjadi embrio. Ini merupakan langkah kunci dalam reproduksi seksual pada hewan dan manusia.
Proses
Penyusunan Gamet: Sel telur dan sel sperma diproduksi melalui meiosis, sebuah proses pembelahan sel khusus yang mengurangi jumlah kromosom menjadi setengah.
Pertemuan Gamet: Sel telur yang matang dan sel sperma bertemu di saluran reproduksi betina, dan sel sperma berusaha untuk mencapai dan menembus sel telur.
Fusi Nukleus: Setelah penetrasi oleh sel sperma, nukleus sel sperma bersatu dengan nukleus sel telur, membentuk zigot dengan jumlah kromosom lengkap (diploid).
Pembelahan Zigot: Zigot kemudian memulai serangkaian pembelahan mitosis, membentuk blastosit dan selanjutnya berkembang menjadi embrio.
2. Fusi Sel Somatik (Hibridoma)
Pengertian
Fusi sel somatik atau hibridoma adalah teknik laboratorium di mana dua sel somatik (sel tubuh) yang berbeda jenis digabungkan untuk membentuk suatu entitas tunggal.
Proses
Persiapan Sel: Persiapan sel somatik yang akan digabungkan. Pada umumnya, salah satu sel memiliki kemampuan proliferasi tak terbatas (seperti sel kanker), sedangkan yang lainnya mungkin memiliki kemampuan menghasilkan antibodi (seperti sel limfosit).
Fusi Sel: Menggunakan teknik seperti elektrofusi atau penambahan agen kimia, kedua sel somatik digabungkan. Ini menghasilkan sel hibrida yang disebut hibridoma.
Seleksi dan Kultur: Hibridoma kemudian dipilih dan dibiakkan dalam kondisi laboratorium untuk menghasilkan sel-sel yang dapat menghasilkan antibodi spesifik.
Baca juga: Mengenal Mikroorganisme yang Digunakan dalam Proses Pembuatan Tape
Demikianlan Demikianlah penjelasan lengkap mengenai pengertian dan proses fusi sel dalam biologi. (Msr)
