Pengertian dan Sifat Benzena beserta Turunannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Benzena adalah senyawa organik siklik yang terdiri dari enam atom karbon yang tersusun dalam cincin heksagonal. Sifat benzena yang perlu dipelajari salah satunya adalah tidak bersifat polar karena ikatan karbon-karbon dalam cincinnya bersifat nonpolar.
Setiap atom karbon pada benzena terikat dengan satu atom hidrogen. Struktur kimia benzena terdiri dari rangkaian siklik yang memiliki ikatan rangkap tiga dan ikatan rangkap ganda bergantian.
Pengertian, Turunan, dan Sifat Benzena yang Perlu Dipelajari
Pengertian benzena adalah senyawa organik aromatik yang paling sederhana. Benzena memiliki struktur cincin heksagonal dengan ikatan tunggal dan ikatan rangkap ganda bergantian antara atom-atom karbon.
Benzena merupakan pelarut universal dan banyak digunakan dalam industri kimia sebagai bahan baku untuk berbagai produk. Selain itu, benzena juga memiliki beberapa turunnan.
Turunan benzena adalah senyawa yang berasal dari benzena dengan menggantikan satu atau lebih atom hidrogen dalam cincinnya dengan gugus fungsional lain. Turunan benzena memiliki sifat-sifat yang mirip dengan benzena.
Namun, sering kali memiliki kegunaan dan aplikasi yang berbeda dalam kimia dan industri. Misalnya, beberapa turunan benzena digunakan sebagai pelarut, bahan baku kimia, obat-obatan, dan bahan tambahan dalam industri makanan dan minuman.
Dikutip dari buku Top Update Kimia, Fatima (2017: 187), berikut penjelasan lengkap mengenai sifat benzena beserta turunannya.
1. Sifat-sifat Benzena
Aromatik
Benzena memiliki aroma khas yang menyenangkan dan memberikan karakteristik "aroma aromatik" kepada senyawa organik lain yang mengandung cincin benzena.
Reaktivitas
Benzena bersifat reaktif dan dapat mengalami berbagai jenis reaksi kimia seperti substitusi, adisi, dan elektrofilik serta nukleofilik.
Polaritas
Secara alami, benzena tidak bersifat polar karena ikatan karbon-karbon dalam cincinnya bersifat nonpolar. Namun, karena adanya ikatan rangkap, benzena memiliki momen dipol yang lemah.
Stabilitas
Benzena memiliki tingkat stabilitas yang tinggi karena adanya elektron pi delokalisasi di sekitar cincin aromatiknya.
Kelarutan
Benzena mudah larut dalam pelarut nonpolar, seperti eter, kloroform, dan tetraklorometana. Namun, ia kurang larut dalam pelarut polar, seperti air.
2. Turunan Benzena
Toluena (methylbenzene)
Anilina (phenylamine)
Nitrobenzena
Klorobenzena
Fenol (hydroxybenzene)
Toluenesulfonat
Asam benzoat
Baca juga: Cara Menghitung Normalitas NaOH beserta Jenis Normalitas dalam Kimia
Demikianlah penjelasa seputar turunan dan sifat benzena yang perlu dipelajari dalam pelajaran kimia. (Msr)
