Pengertian dari Variance beserta Jenis dan Cara Menghitungnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian dari variance adalah nilai untuk mengukur besar sebaran data, sampel kumpulan data, dan seluruh kumpulan data. Oleh karena itu, variance menjadi salah satu alat ukur dalam bidang statistika yang banyak digunakan.
Dari adanya pengertian tersebut, menjadikan variance menjadi salah satu metode penting dalam menghitung sebuah data. Variance akan digunakan dalam menghitung nilai tengah dari masing-masing data yang dicari.
Pengertian dari Variance adalah Nilai Pengukuran Rata-Rata
Dikutip dari buku Keuangan Korporat Teori dan Praktik di Indonesia, Mediya Lukman (2018:162), pengertian dari variance adalah sebuah ukuran dispersi atau variasi yang memperlihatkan seberapa besar sebaran pada sebuah data. Variance juga digunakan untuk mencari nilai tengah pada sebuah data.
Oleh karena itu, variance digunakan sebagai ukuran statistik jauh dekatnya penyebaran data dari nilai rata-rata data tersebut. Simbol yang digunakan untuk mendefinisikan varians adalah 02 untuk data populasi dan untuk variance sampel menggunakan simbol s2.
Jenis dan Cara Menghitung Variance
Setelah mempelajari pengertian dari variance, maka masyarakat juga perlu mengetahui jenis variance dan bagaimana cara menghitung variance. Oleh karena itu, berikut ini jenis dan cara menghitung variance.
1. Jenis Variance
Variance Populasi
Variance populasi merupakan ukuran penyebaran data yang digunakan sebagai unit analisis. Dimana, variance populasi akan mengukur setiap titik data dalam seluruh populasi dapat bervariasi dari nilai rata-rata populasinya.
Variance Sampel
Variasi sampel digunakan ketika hasil pengukuran data populasi sangat besar. Selain itu, variance sampel digunakan ketika hanya memiliki akses terhadap sebagian kecil dari populasi tersebut.
2. Cara Menghitung Variance
Dalam menghitung variance, terdapat dua jenis yaitu jenis populasi dan sampel. Berikut, cara menghitungnya.
Sampel
s2= ∑(Xi−X)2 / N−1 (untuk data tunggal)
s2= ∑fFi-(x1-Me)2 / ( ∑Fi) -1 (untuk data kelompok)
Populasi
o2= ∑(x1-Me)2 / N (untuk data tunggal)
o2= ∑Fi-(x1-Me)2/ ∑Fi (untuk data kelompok)
Keterangan:
o1: Varians
i: Bilangan asli
xi: Data ke i (yang ada pada data tunggal)
xi: Data tengah yang digunakan untuk setiap kelas (ada pada data kelompok)
Me: mean (nilai rata-rata)
N: Jumlah data
Fi: Frekuensi atau banyaknya data pada kelas ke-i
Demikian pengertian dari variance adalah nilai ukur untuk mencari nilai tengah dalam sebuah sampel data. Semoga dapat bermanfaat. (RFL)
Baca juga: 3 Contoh Statistika Inferensial dan Penjelasannya
