Konten dari Pengguna

Pengertian Drama beserta Ciri-ciri dan Unsur Drama

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian drama. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian drama. Sumber foto: Pixabay.com

Pengertian drama adalah gabungan dari komposisi dua cabang seni, yaitu pertunjukan dan sastra. Drama dibagi menjadi dua bentuk yaitu, drama teks tertulis dan drama yang dipentaskan.

Unsur dalam teks drama sama dengan genre berbagai sastra jenis lain. Teks dalam drama memiliki cerita yang berbentuk dialog, baik yang dituturkan oleh narator maupun oleh tokoh.

Pengertian Drama

Ilustrasi pengertian drama. Sumber foto: Pixabay.com

Dikutip dari buku Think Smart Bahasa Indonesia untuk Kelas XII SMA/MA Program Bahasa, Ismail Kusmayadi (2007: 106), pengertian drama adalah bentuk dari karya sastra yang bertujuan untuk menggambarkan kehidupan dengan menyampaikan pertikaian dan emosi melalui akting dan dialog.

Istilah drama menurut etimologi, berasal dari bahasa Yunani yaitu “draomai”, yang berarti sebagai yang berbuat, bertindak, berlaku, dan beraksi. Drama dapat dipahami sebagai suatu tindakan atau perbuatan yang ditulis dan digunakan dalam pementasan.

Dengan melihat sebuah drama, setiap orang akan dapat seolah-olah melihat secara langsung kehidupan dan kejadian yang dialami oleh tokoh. Hal ini dikarenakan dari sebuah drama dapat menjadi potret untuk kehidupan manusia.

Ciri-ciri dan Unsur Drama

Ilustrasi pengertian drama. Sumber foto: Pixabay.com

Dalam sebuah drama memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakannya dengan seni pentas lainnya. Berikut adalah ciri-cirinya yang perlu diketahui.

  1. Cerita disampaikan dalam bentuk teks dialog dan monolog.

  2. Dalam drama memiliki seorang tokoh atau karakter yang diperankan dengan riasan, aksen, atau penampilan tertentu.

  3. Terdapat konflik atau ketegangan dalam drama yang menjadi inti dari cerita.

  4. Pementasan drama dilakukan di atas panggung yang telah dilengkapi dengan berbagai perlengkapan dan peralatan (properti) untuk menghidupkan suasana

  5. Pertunjukan drama dilakukan dihadapan penonton sebagai sarana hiburan.

  6. Dalam pementasan sebuah drama, teks didukung dengan musik dan pencahayaan.

  7. Durasi pementasan sebuah drama dapat berlangsung kurang lebih selama 3 jam.

Adapun unsur-unsur sebuah drama adalah sebagai berikut:

  1. Tema, yaitu suatu gagasan utama dalam drama yang akan menjalin struktur isi sebuah drama dan berkaitan dengan proses jalan cerita.

  2. Latar, yaitu keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana di dalam cerita yang ditunjukkan oleh drama.

  3. Tokoh, yaitu pelaku yang ada dalam cerita, baik yang menjadi peran utama maupun pendamping yang bertindak untuk menjalankan cerita.

  4. Dialog, yaitu suatu percakapan antara dua tokoh atau lebih dalam sebuah drama.

  5. Babak, yaitu bagian dari lakon drama atau dapat diartikan sebagai kumpulan dari beberapa adegan.

  6. Konflik, yaitu pertentangan atau ketegangan dalam drama yang ditandai dengan adanya masalah.

  7. Amanat, yaitu simpulan dari beberapa ajaran atau pesan moral yang terdapat dalam drama yang bersifat ajaran moral dan mendidik.

Baca juga: 2 Contoh Drama Pendek dengan Berbagai Tema

Pengertian drama adalah sebuah cerita yang dipentaskan oleh beberapa tokoh di atas panggung. Naskah drama mempunyai 3 struktur penting, yaitu prolog, dialog, dan epilog. (MAE)