Pengertian Endosperma beserta Fungsinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi sel menjadi salah satu materi yang menarik untuk dipelajari. Salah satunya adalah materi terkait endosperma. Endosperma memiliki pengertian sebagai cadangan makanan yang berasal dari hasil pembuahan inti kandung lembaga sekunder dan inti generatif.
Pemahaman mengenai endosperma sangat penting untuk diketahui oleh siswa. Pasalnya materi ini sering kali dijadikan sebagai soal dalam ujian, sehingga siswa perlu memahaminya agar mudah dalam menjawab soal terkait materi tersebut.
Pengertian Endosperma
Endosperma adalah hasil pembuahan antara inti vegetatif dua yang berkromosom haploid (n) dengan inti kandung lembaga sekunder yang berkromosom diploid (2n) sehingga memiliki kromosom yang triploid (3n). Sifat triploid, yakni memiliki tiga set kromosom per nukleus.
Pada umumnya endosperma sering ditemukan dalam sebagian besar tumbuhan khususnya tumbuhan angiospermae. Awal mula endosperma terjadi karena adanya pembuahan ganda. Perlu diketahui bahwa peristiwa pembuahan ganda terjadi ketika dua sel gamet atau inti jantan menyatu secara terpisah dengan dua inti betina yang berbeda. Nantinya, sel gamet l akan menyatu dengan sel telur membentuk zigot.
Sementara itu, hasil pembuahan antara sel gamet ll dan sel sentral membentuk endosperma. Berikut ini rincian proses pembuahan ganda untuk endosperma bersifat triploid bisa yang dikutip dari buku IPA Terpadu SMP/MTs Kls VIII A oleh Agung Wijaya (115).
Serbuk cari merupakan bakal sel kelamin (gamet) jantan yang akan membuahi gamet betina yang ada di bakal buah.
Bakal sel gamet jantan ini akan mengalami pematangan dan melakukan pembelahan sel membentuk dua sel aktif serbuk sari.
Dalam melakukan penyerbukan, dua sel tersebut masing-masing akan menjadi inti vegetatif dan inti generatif.
Inti vegetatif yang berada di bagian bawah inti generatif akan membuat saluran di dalam tangkai putik menuju kantung bakal buah, diikuti inti generatif.
Dalam kantung bakal buah, satu bakal sel kelamin (gamet) betina akan mengalami pematangan dalam melakukan pembelahan membentuk sel telur dan sel bakal endosperma.
Pada saat intip vegetatif dan inti generatif mencapai kantung bakal buah, inti vegetatif akan membuat inti sel bakal endosperma membentuk endosperma dan berfungsi sebagai cadangan makanan. Sedangkan inti generatif akan membuat inti sel telur membentuk embrio.
Selanjutnya, embrio dan endosperma kemudian berkembang menjadi biji atau buah sebagai calon individu baru.
Fungsi Endosperma
Pada dasarnya endosperma memiliki fungsi untuk memelihara embrio selama pertumbuhan pada fase heterofit dan memberikan sumber energi selama perkecambahan pertumbuhan embrio.
Nantinya, jaringan tersebut akan habis dikonsumsi seluruhnya oleh embrio hingga bijinya menjadi tua. Apabila endospermanya tetap ada meskipun bijinya menjadi tua akan dijadikan sebagai cadangan makanan dalam bentuk tepung, lemak, atau protein.
Endosperma adalah jaringan triploid yang terdapat di dalam biji tanaman angiospermae. Inti endosperma yang bersifat triploid ini berasal dari peleburan satu inti sel sperma dengan dua inti polar. (NTA)
Baca juga: Pengertian Aleuron beserta Manfaatnya
