Konten dari Pengguna

Pengertian Etika Bisnis Lengkap beserta Prinsip dan Tujuannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gambar etika bisnis adalah. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gambar etika bisnis adalah. Sumber foto: Pixabay.com

Etika bisnis adalah sikap dan tindakan yang harus dipahami setiap orang ketika ingin bergelut di dunia bisnis. Pasalnya, hal ini akan sangat mempengaruhi pondasi perusahaan dalam melakukan aktivitas usahanya.

Aspek-aspek yang termuat dalam etika bisnis dapat dikatakan bersifat umum. Namun, pelaksanaan dari beberapa aspek tersebut tidak mudah dikarenakan menyangkut banyak elemen.

Pengertian Etika Bisnis

Ilustrasi gambar etika bisnis adalah. Sumber foto: Pixabay.com

Mengutip dari buku yang berjudul Etika Bisnis karya Ni Luh Kardini, S.E., M.M dkk (2023: 13), etika bisnis adalah suatu ide atau cerminan moralitas dalam bisnis dan ekonomi. Moralitas yang dimaksud mengacu pada perilaku manusia yang baik atau buruk, dan karenanya diperbolehkan atau tidak diperbolehkan.

Etika secara etimologis, berasal dari bahasa Yunani yang dalam bentuk tunggalnya adalah etos. Kata “ethos” memiliki arti sikap, cara berfikir dan kebiasaan atau karakter moral.

Etika bisnis dapat diartikan sebagai pengetahuan tentang metode manajemen bisnis yang ideal. Manajemen yang dilakukan yaitu dengan cara mempertimbangkan norma dan moralitas universal, ekonomi, dan sosial.

Prinsip dan Tujuan Etika Bisnis

Ilustrasi gambar etika bisnis adalah. Sumber foto: Pixabay.com

Prinsip pada dasarnya merupakan suatu hal yang sebenarnya tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari. Hal ini sama dengan prinsip yang berlaku dalam etika bisnis. Prinsip-prinsip dalam berbisnis adalah sebagai berikut.

Prinsip integritas

Prinsip integritas merupakan suatu prinsip yang menanamkan sebuah nilai reputasi yang baik kepada masyarakat. Hal ini mencakup nama baik perusahaan maupun nama baik diri sendiri sebagai seorang pengusaha.

Prinsip keadilan

Prinsip keadilan dalam berbisnis menuntut setiap orang agar dapat berlaku adil dalam memenuhi segala kepentingan konsumen. Hal ini berarti setiap pengusaha tidak boleh membeda-bedakan pelanggan dengan suatu hubungan yang dimiliki baik secara individu maupun kelompok.

Prinsip kejujuran

Prinsip kejujuran merupakan aset penting dalam dunia bisnis. Hal ini dikarenakan dengan kejujuran dapat membantu bisnis menjadi tetap eksis. Pedagang yang selalu menyediakan barang atau jasa dengan harga dan kualitas yang baik dan jujur, akan selalu dicari pelanggan apapun bentuk produk keluarannya.

Prinsip Saling Menguntungkan

Dalam dunia bisnis dibutuhkan kesadaran untuk saling menguntungkan satu sama lain. Segala sikap dan tindakan harus selalu diupayakan agar semua pihak merasa diuntungkan.

Prinsip otonomi

Kemandirian, kebebasan serta tanggung jawab merupakan bentuk dasar dari prinsip otonomi. Jika hal itu mampu dikuasai, maka setiap pebisnis dapat bebas dari tekanan, hasutan, dan ketergantungan kepada pihak lain.

Adapun tujuan dari menerapkannya etika dalam berbisnis sebagai berikut.

  • Membangun relasi yang baik antara pelaku bisnis dengan pelanggan atau para stake holder

  • Meningkatkan kesadaran moral pebisnis agar tidak hanya mementingkan keuntungan kegiatan operasional

  • Dapat menghindari berbagai perselisihan dalam bisnis

  • Membuat bisnis berjalan sesuai standar dengan batasan-batasan yang ditentukan para pelaku bisnis

  • Untuk memberikan motivasi agar senantiasa dapat terus meningkatkan kemampuan dalam berbisnis

Baca juga: 5 Jenis-Jenis Pemasaran dalam Bisnis

Etika bisnis adalah hal yang perlu diterapkan jika ingin bisnisnya bertahan untuk jangka waktu yang lama. Dengan menggunakan etika segala hal dapat terjaga. (MAE)