Konten dari Pengguna

Pengertian Fonologi dalam Studi Bahasa dan Objek Kajiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fonologi Adalah. Sumber: Pexels/PavelDanilyuk
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fonologi Adalah. Sumber: Pexels/PavelDanilyuk

Dalam dunia linguistik, fonologi adalah cabang ilmu yang mempelajari bunyi dalam bahasa. Hal ini mencakup pola bunyi yang muncul dalam kata, aturan bunyi, dan pengucapan bunyi dalam berbagai konteks.

Pemahaman tentang fonologi membantu memahami bagaimana perubahan bunyi dapat mempengaruhi makna dan struktur bahasa. Selain itu, fonologi juga berperan penting dalam proses belajar bahasa, baik sebagai penutur asli atau pemula.

Pengertian Fonologi dan Contohnya

Ilustrasi Fonologi Adalah. Sumber: Pexels/NothingAhead

Menurut buku Psikolinguistik (Teori dan Analisis) karya Atika Gusriani, M.Pd. dan Zherry Putria Yanti, M.Pd. (2022), fonologi adalah bagian dari ilmu linguistik yang mengkaji bunyi dalam bahasa, proses terbentuknya, dan perubahannya.

Sebagai bidang yang berkonsentrasi pada analisis bunyi, hasil kajian fonologi berguna oleh cabang linguistik teoritis maupun terapan. Misalnya, morfologi, sintaksis, semantik, leksikologi, dialektologi, pengajaran bahasa, dan psikolinguistik.

Tidak hanya mempelajari bunyi secara individu, fonologi juga menelaah hubungan antar bunyi dalam sistem bahasa. Setiap manusia berkomunikasi melalui bahasa yang mana merupakan lambang bunyi untuk menyampaikan sesuatu yang bermakna.

Contohnya dari fonologi yaitu bunyi /p/ dan /b/ dalam bahasa Indonesia. Bunyi /p/ adalah konsonan bilabial tak bersuara, sedangkan bunyi /b/ adalah konsonan bilabial bersuara.

Perbedaan antara kedua bunyi ini dapat mengubah arti kata:

  • “padi” (dengan bunyi /p/) dan “badi” (dengan bunyi /b/)

  • “paru” (dengan bunyi /p/) dan “baru” (dengan bunyi /b/)

Objek Kajian Fonologi

Ilustrasi Fonologi Adalah. Sumber: Pexels/TimaMiroshnichenko

Pemerolehan fonologi adalah salah satu bagian dari pemerolehan bahasa. Adapun bunyi bahasa dibedakan menjadi dua, yakni fonetik dan fonemik. Berikut ini penjelasan rinci mengenai objek kajian fonologi.

1. Fonetik

Fonetik merupakan cabang studi fonologi yang mempelajari bunyi bahasa tanpa memperhatikan apakah bunyi tersebut mempunyai fungsi sebagai pembeda makna atau tidak.

Urutan proses terjadinya bunyi bahasa terbagi menjadi tiga jenis:

  • Fonetik artikulatoris, mempelajari mekanisme alat bicara manusia (paru-paru, tenggorokan, pita suara, gigi, lidah, bibir, mulut) bekerja dalam menghasilkan bunyi bahasa dan mengklasifikasikan bunyi.

  • Fonetik akustik, mengkaji bunyi bahasa sebagai peristiwa alam dengan menyelidiki frekuensi getarannya, amplitudonya, dan intensitasnya.

  • Fonetik auditoris, mempelajari mekanisme penerimaan bunyi bahasa oleh telinga manusia.

2. Fonemik

Sementara itu, fonemik merupakan bagian dari fonologi yang mempelajari bagaimana bunyi bahasa berperan penting dalam perbedaan makna kata.

Fonologi adalah ilmu yang berguna untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola bunyi dalam bahasa. Dengan demikian, mempelajari fonologi membuka pemahaman yang lebih luas mengenai bahasa dan komunikasi manusia. (ALF)

Baca juga: Memahami Ragam Lisan atau Bunyi dalam Bahasa Indonesia