Konten dari Pengguna

Pengertian Gerbang Logika dan Jenis-jenisnya dalam Rangkaian Elektronika Digital

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian gerbang logika. Sumber: pexels.com/Thisisengineering.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian gerbang logika. Sumber: pexels.com/Thisisengineering.

Pengertian gerbang logika penting diketahui bagi yang sedang mempelajari elektronika. Elektronika merupakan salah satu bidang yang mengalami perkembangan sangat cepat ke arah digital.

Sebelum mengutak-atik rangkaian digital, pengertian dan logika dasarnya harus dikuasai lebih dahulu. Gerbang logika merupakan pijakan untuk memahami rangkaian-rangkaian yang lebih rumit.

Pengertian Gerbang Logika

Ilustrasi pengertian gerbang logika. Sumber: pexels.com/RfStudio.

Dikutip dari Rangkaian Logika, Fitriaty Pengerang dan Kawan-kawan (2022:29), pengertian gerbang logika adalah penyusun rangkaian elektronika digital yang cara kerjanya menggunakan prinsip aljabar Boolean.

Gerbang logika menjalankan operasi logika pada satu atau lebih masukan (input) untuk menghasilkan keluaran (output) tunggal . Dalam ilmu elektronik, input dan output dibangun oleh arus atau voltase. Voltase-voltase tersebut dihubungkan dengan sakelar.

Sakelar membuat alat elektronik dapat bekerja. Gerbang logika terdiri dari resistor, transistor dan dioda. Jumlah resistor, transistor dan dioda yang ada di gerbang logika dibatasi dengan IC (Integrated Circuit).

Jenis-jenis Gerbang Logika

Ilustrasi pengertian gerbang logika. Sumber: pexels.com/Pixabay.

Ada 7 gerbang logika dasar yang perlu diketahui, yaitu:

  1. Gerbang NOT

    Mempunyai satu sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.

    Keadaan sinyal masukan selalu berlawanan dengan sinyal keluaran sehingga disebut gerbang pembalik atau inverter.

  2. Gerbang AND

    Mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tapi hanya ada satu sinyal keluaran.

    Sinyal keluaran akan berlogika 1 jika masukan bernilai 1. Sinyal keluaran akan berlogika 0 jika salah satu masukan bernilai 0.

  3. Gerbang OR

    Mempunyai dua atau lebih sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.

    Jika salah satu masukkannya berlogika tinggi, maka nilai sinyal keluarannya menjadi tinggi.

  4. Gerbang NAND

    Mempunyai dua atau lebih sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.

    Semua masukannya harus berlogika tinggi untuk menghasilkan keluaran bernilai rendah. Jika tidak, semua keluarannya akan bernilai tinggi.

  5. Gerbang NOR

    Mempunyai dua atau lebih sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.

    Semua masukan harus berlogika rendah untuk menghasilkan keluaran bernilai tinggi.

  6. Gerbang EX - OR

    Mempunyai dua sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.

    Keluaran akan bernilai tinggi jika logika masukan berbeda.

  7. Gerbang EX - NOR

    Mempunyai dua sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.

    Keluaran akan bernilai tinggi jika logika masukan berbeda.

Baca juga: Macam-macam Dioda beserta Pengertian dan Cara Kerjanya

Itulah pengertian gerbang logika yang dipelukan untuk mengoperasikan rangkaian elektronika digital. Dari gerbang logika dasar tersebut, pengetahuan dan keterampilan elektronika bisa ditingkatkan ke materi gerbang logika kombinasi. (lus)