Konten dari Pengguna

Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contoh Kalimat Konjungsi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menulis tangan, sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menulis tangan, sumber: Pixabay

Dalam sebuah tulisan, kalimat-kalimat dibuat saling berhubungan. Untuk menghubungkannya, diperlukan sebuah kata yang disebut konjungsi. Contoh kalimat konjungsi penting dipelajari untuk memudahkan dalam menulis artikel salah satunya.

Konjungsi atau kata penghubung ini bermacam-macam. Ada konjungsi yang menyatakan waktu, menyatakan tujuan, perbandingan, dan lain-lain.

Pengertian Konjungsi

Ilustrasi Catatan tentang Konjungsi, sumber: Pexels

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat.

Sementara itu, mengutip Buku Bahasa Indonesia SMP Kelas VII, konjungsi atau kata penghubung adalah kata yang menghubungkan kata-kata, bagian-bagian kalimat, atau kalimat-kalimat dalam sebuah wacana.

Jenis-Jenis dan Contoh Kalimat Konjungsi

Menulis dengan tangan, sumber: Pixabay

Sebagai penghubung, konjungsi tidak pernah berada di akhir kalimat. Konjungsi antarklausa biasanya terletak di tengah-tengah kalimat.

Adapun konjungsi antarkalimat terletak di awal kalimat, yaitu setelah tanda titik, tanda tanya, atau tanda seru. Sementara itu, konjungsi antarparagraf terletak di awal paragraf.

Baca Juga: Konjungsi Temporal: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Berdasarkan kedudukannya, konjungsi terbagi menjadi 2 macam, yaitu;

1. Konjungsi Koordinatif (Kata Hubung Setara)

Contoh kata konjungsi koordinatif, antara lain: dan, tetapi, atau, dan sedangkan.

Contoh kalimat konjungsi koordinatif antara lain:

  • Ayah menyapu halaman dan Ibu memasak di dapur.

  • Riri sedang sakit, tetapi ia tidak mau minum obat.

2. Konjungsi Subordinatif (Kata Hubung Bertingkat)

Kata konjungsi subordinatif terbagi menjadi beberapa jenis. Adapun jenis dari konjungsi subordinatif ini adalah sebagai berikut.

a. Konjungsi subordinatif untuk waktu: sejak, semenjak, sewaktu, sedari.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif waktu:

  • Semenjak kelas 1 SD, Rini selalu meraih peringkat satu di kelasnya.

b. Konjungsi subordinatif syarat: bila, jikalau, jika, kalau.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif syarat:

  • Aku akan segera melunasi hutangku, jika bonus dari perusahaan sudah diberikan.

c. Konjungsi subordinatif untuk perbandingan: seakan-akan, seperti.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif perbandingan:

  • Dia selalu meminjam uang padaku, seakan-akan aku adalah orang kaya.

d. Konjungsi subordinatif pengandaian: seandainya, seumpama.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif pengandaian:

  • Seandainya aku mendengarkan nasihatmu, aku pasti tidak tertipu olehnya.

e. Konjungsi subordinatif konsesif: biarpun, sekalipun.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif konsesif:

  • Arif selalu terlihat bahagia, sekalipun dia tidak memiliki uang.

f. Konjungsi subordinatif hasil: sehingga, sampai.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif hasil:

  • Ia memiliki kista di rahimnya, sehingga harus menjalani operasi.

g. Konjungsi subordinatif sebab: karena, oleh sebab, dan sebab.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif sebab:

  • Aku tidak bisa membeli tiket konser Coldplay karena aku tidak mempunyai uang.

h. Konjungsi subordinatif untuk komplementasi: bahwa.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif komplementasi:

  • Dokter menjelaskan bahwa stres dapat memicu timbulnya eksim.

i. Konjungsi subordinatif cara: dengan, tanpa.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif cara:

  • Pelukis difabel itu melukis dengan menggunakan mulutnya.

j. Konjungsi subordinatif perbandingan: lebih dari, sama dengan.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif perbandingan:

  • Harga baju ini sama dengan harga sepuluh gram emas.

Nah, itulah pengertian konjungsi, macam-macam konjungsi, dan juga contoh kalimat konjungsi. Semoga penjelasan mengenai konjungsi ini dapat menambah wawasan dan dapat diterapkan saat akan membuat tulisan. (ARN)