Pengertian Konfigurasi Elektron beserta Penjelasan Prinsip Penulisannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi konfigurasi elektron merupakan salah satu materi pelajaran kimia yang diajarkan waktu SMA. Definisi dari konfigurasi elektron adalah penggambaran susuan elektron dalam orbital-orbital atom.
Pada suatu atom memiliki partikel subatomik neutron dan juga proton yang terletak di inti atom, serta terdapat elektron yang bergerak berkeliling di inti atom. Sehingga perlu mengetahui penjelasan mengenai konfigurasi elektron beserta prinsip penulisannya.
Mengenal Istilah Konfigurasi Elektron
Mengutip dari buku Rumus Lengkap Kimia SMA, Drs. Anwar Santoso (2008:28), pengertian konfigurasi elektron adalah penggambaran penyebaran ataupun susunan elektron di dalam atom.
Elektron-elektron yang mengalami pergerakan mengelilingi inti di tingkat energi tertentu, disebut dengan orbital-orbital dalam atom.
Orbital yang berada di posisi paling dekat dengan inti menggambarkan tingkat energi elektron yang paling rendah. Sedangkan yang berada di posisi paling jauh dengan inti menggambarkan tingkat energi elektron yang semakin tinggi.
Banyaknya orbital pada setiap kulit adalah n^2. Hal ini karena pada tiap 1 orbital kandungan elektron maksimum hanya 2, sehingga setiap kulit atom mengandung maksimum 2n^2 elektron.
Untuk dapat menentukan konfiguraasi elektron, perlu memperhatikan aturan-aturan atau prinsip penulisannya yang akan dijelaskan pada penjelasan di bawah ini.
Prinsip Penulisan Konfigurasi Elektron menurut Ilmu Kimia
Di dalam penulisan konfigurasi elektron, terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan. Konfigurasi elektron dapat dituliskan berdasarkan 2 macam yaitu, berdasarkan kulit dan berdasarkan konfigurasi elektron subkulit. Berikut penjelasannya.
1. Penulisan Konfigurasi Elektron berdasarkan Kulit
Penulisan konfigurasi elektron pada prinsip ini hanya digunakan untuk unsur-insur golongan logam utama. Pada prinsip ini dapat dirumuskan sebagai berikut.
2n^2
Keterangan:
n = menunjukkan kulit atom
Contoh: 11Na: 2, 8, 1
2. Penulisan Konfigurasi Elektron Berdasarkan Konfigurasi Elektron Subkulit
Penulisan konfigurasi elektron pada prinsip ini menggunakan 3 aturan, yaitu sebagai berikut.
Asas Aufbau
Penulisan konfigurasi elektron berdasarkan asas afbau mengacu pada tingkat energi yang paling dalam di suatu atom. Di mana mulainya pengisian elektron dari tingkat yang energinya paling rendah ke tingkat yang energinya yang paling tinggi.
Dimulai dari urutan 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4s, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, dan 6d.
Asas Larangan Pauli
Penulisan konfigurasi elektron berdasarkan asas larangan Pauli dinyatakan bahwa tidak mungkin terdapat 2 elektron yang berada di dalam 1 orbital yang memiliki 4 bilangan kuantum sama.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa 1 orbital maksimum hanya dapat ditempati oleh 2 elektron yang spinnya harus berbeda.
Kaidah Hund
Penulisan konfigurasi elektron berdasarkan kaidah Huns menyatakan di suatu subkulit terdiri dari beberapa orbital. Di mana di dalam pengisian elektron di suatu orbital dengan tingkat sama dan menempati energi yang sama.
Masing-masing elektron akan menempati dengan arah spin yang memiliki arah sama terlebih dahulu. Setelah terisi merata dengan spin searah (1/2 penuh), selanjutnya baru elektron-elektron akan membentuk suatu pasangan elektron yang penuh.
Baca Juga: Aturan Konfigurasi Elektron Bohr dalam Ilmu Fisika
Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa konfigurasi elektron adalah penggambaran susunan elektron dalam orbital- orbital atom.
Dimana prinsip penulisannya berdasarkan kulit dan konfigurasi elektron subkulit. Berdasarkan subkulit menggunakan 3 aturan prinsip, yaitu asas afbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund. Semoga ulasan tersebut dapat menjadi referensi belajar bagi siswa. (PAM)
