Pengertian Konsep dengan Jenis Dimensi yang Dimilikinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konsep adalah penjelasan secara ringkas dan pemberian nama, objek, atau fenomena sehingga memiliki identitas tersendiri. Konsep dapat dianggap sebagai ssuatu abstraksi yang dibentuk oleh generalisasi dari hal-hal khusus.
Konsep merupakan yang digunakan untuk menggambarkan secara abstrak suatu kejadian dan keadaan. Konsep dapat dianggap sebagai "batu bata" penyusun bangunan (building block) terhadap teori.
Konsep adalah Sesuatu yang Dipahami. Ketahui Hubungan dan Jenis Dimensinya
Para ahli psikologi dan pendidik sadar betul bahwa penyajian suatu konsep adalah sangat penting, sehingga perlu dibatasi pengertian dan definisi konsep tersebut. Berdasarkan buku Teori dan Strategi dalam Pembelajaran Biologi yang disusun oleh Nurmala Hindun (2022:105), berikut adalah pengertian konsep dari berbagai sudut pandang.
1. Woolfolk (dalam Suradi, 2002)
Anita Woolfolk, seorang psikolog Amerika, mendefinisikan konsep sebagai suatu kategori yang digunakan untuk mengelompokkan ide, peristiwa, orang, dan objek yang similar atau serupa.
2. Ormrod (dalam Suradi, 2002)
Sementara, Jeanne Ormrod (psikolog) mendefinisikan konsep sebagai suatu cara pengelompokan atau pengkategorisasian secara mental dari objek-objek atau peristiwa di dunianya.
3. Gagne (dalam Ruseffendi, 1988)
Robert Mills Gagne, seorang psikolog pendidikan, mengemukakan konsep adalah ide-ide yang abstrak, dan memungkinkan untuk mengelompokkan benda-benda ke dalam contoh-contoh dan non-contoh.
Berdasarkan buku Landasan Belajar dan Mengajar yang disusun oleh Rifyal Luthfi, Suci Nurmatin (2023:220), dimensi pada konsep adalah sebagai berikut:
Atribut. Setiap konsep memiliki sejumlah atribut yang berbeda. Atribut dalam sebuah konsep dapat berupa fisik seperti warna, tinggi, bentuk maupun berupa fungsional.
Struktur. Struktur dalam sebuah konsep menyangkut cara tergabungnya atribut-atribut dalam konsep tertentu.
Keabstrakan. Konsep-konsep dapat dilihat dan konkret atau konsep itu terdiri atas konsep-konsep lain atau abstrak.
Keinklusifan. Keinklusifan ditunjukkan pada jumlah contoh yang terlibat dalam sebuah konsep.
Generalisasi atau keumuman. Jika sebuah konsep diklasifikasikan, maka akan memiliki posisi keumuman atau kekhususannya yang berbeda.
Ketepatan. Ketepatan suatu konsep terkait dengan apakah terdapat sekumpulan aturan untuk membedakan contoh dengan noncontoh suatu konsep.
Kekuatan suatu konsep ditentukan oleh sejauh mana orang setuju bahwa konsep itu penting.
Baca juga: Pengertian Konsep dan Unsur-unsurnya.
Konsep adalah suatu abstraksi yang mewakili objek, kejadian, atau hubungan yang memiliki atribut sama. Suatu konsep dapat memiliki pemahaman yang berbeda dikarenakan perbedaan stimulus pada seseorang.(DK)
