Pengertian Konsep Tenaga Geologi dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tenaga geologi memiliki konsep yang mencakup berbagai proses alamiah yang hasilnya dapat dilihat dalam bentuk bentang alam yang beragam. Pengertian konsep tenaga geologi adalah tenaga yang berasal dari dalam dan luar bumi yang berguna untuk membangun atau membentuk bumi.
Menurut buku GeoGrafi, Yusman Hestiyanto, S.Si (2022:63), berdasarkan asalnya, tenaga geologi dari dalam dan luar bumi dibedakan menjadi dua, yaitu tenaga endogen yang berasal dari dalam bumi dan tenaga eksogen yang berasal dari luar bumi.
Pengertian Konsep Tenaga Geologi yang Perlu Diketahui
Tenaga geologi merupakan energi yang dihasilkan oleh proses-proses alamiah yang terjadi di dalam dan di permukaan bumi. Agar lebih memahami konsep tenaga geologi dengan baik, perlu penjabaran mengenai tenaga endogen dan tenaga eksogen lebih lanjut dengan contoh-contoh pendukungnya.
1. Tenaga Endogen
Karena tenaga endogen berasal dari dalam bumi, maka tenaga ini bersifat membangun atau membentuk permukaan bumi. Proses-proses endogen ini berlangsung di dalam kerak dan mantel bumi, menciptakan perubahan-perubahan yang dapat dilihat di permukaan. Berikut adalah contoh akibat dari tenaga endogen.
Gempa Bumi
Gempa bumi adalah hasil dari pelepasan tenaga di dalam Bumi. Ketika tekanan yang membangun di dalam kerak Bumi dilepaskan, terjadilah gempa bumi.
Zona-zona batas lempeng yang aktif seringkali menjadi lokasi gempa bumi yang signifikan. Contohnya adalah Gempa Tohoku di Jepang pada tahun 2011, yang dipicu oleh aktivitas subduksi di bawah Samudra Pasifik.
Vulkanisme
Tenaga endogen juga dapat terlihat melalui proses vulkanisme. Ketika magma dari dalam Bumi mencapai permukaan, letusan gunung berapi terjadi.
Magma yang keluar membentuk lapisan-lapisan baru di permukaan dan membentuk struktur geologis, seperti kaldera dan dataran vulkanik. Contohnya adalah Gunung Krakatau di Indonesia yang meletus pada tahun 1883.
2. Tenaga Eksogen
Tenaga eksogen merujuk pada proses-proses yang memengaruhi dan membentuk permukaan bumi dari luar, terutama oleh pengaruh cuaca, air, angin, dan organisme hidup.
Tenaga eksogen bekerja secara eksternal, mengubah struktur dan bentuk tanah serta batuan di permukaan Bumi. Berikut adalah contoh dari tenaga eksogen.
Erosi oleh Air dan Angin
Erosi adalah proses pemindahan material oleh air, angin, atau es. Erosi oleh air terjadi melalui aliran sungai, hujan, dan gelombang laut.
Grand Canyon di Amerika Serikat adalah contoh dari hasil erosi air yang menciptakan ngarai yang spektakuler. Erosi oleh angin, seperti yang terjadi di gurun pasir, dapat membentuk bukit pasir yang indah.
Pelapukan Batuan
Pelapukan adalah proses perubahan fisik dan kimia pada batuan yang terjadi di permukaan Bumi. Bebatuan yang terpapar cuaca dan unsur-unsur kimia akan mengalami pelapukan. Contohnya adalah pembentukan tanah liat dari pelapukan batuan granit.
Baca juga: Mengenal Komposisi Kerak Bumi di Kawasan Benua dan Samudra
Konsep tenaga geologi tidak hanya terlihat dalam bentuk-bentuk alam yang spektakuler, tetapi juga memiliki dampak langsung pada kehidupan manusia. Misalnya, tanah yang subur dan ketersediaan sumber daya alam tertentu seringkali dipengaruhi oleh proses geologi.
Di sisi lain, tenaga geologi juga dapat menimbulkan risiko akibat dari gempa bumi dan letusan gunung berapi. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang baik terhadap konsep tenaga geologi dalam merencanakan pengelolaan lingkungan dan mitigasi risiko bencana.(VAN)
