Konten dari Pengguna

Pengertian Kriteria Eksklusi beserta Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kriteria eksklusi adalah. Sumber: pexels.com/Olly
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kriteria eksklusi adalah. Sumber: pexels.com/Olly

Seorang mahasiswa harus tahu dua kriteria yang digunakan dalam penelitian yaitu kriteria inklusi dan eksklusi. Secara umum pengertian kriteria eksklusi adalah kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi subjek yang tidak memenuhi persyaratan tertentu.

Dua kriteria tersebut memiliki peranan penting yang digunakan untuk memiliki individu, kelompok, dan objek penelitian dari suatu populasi. Mahasiswa harus bisa membedakan kriteria inklusi dan eksklusi.

Pengertian Kriteria Eksklusi

Ilustrasi kriteria eksklusi adalah. Sumber: pexels.com/Goumbik

Mahasiswa yang ingin meningkatkan validitas hasil penelitian harus menentukan subjek penelitian yang sesuai. Kriteria subjek penelitian perlu disesuaikan dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai mahasiswa.

Mengutip dari buku Cara Sistematis Berlatih Meneliti: Merangkai Sistematika Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, DR. Dr. Irfanuddin, Sp.KO., (2019:101), kriteria penelitian terbagi menjadi dua yaitu kriteria eksklusi dan inklusi.

Adapun pengertian kriteria inklusi yaitu individu yang memenuhi kriteria atau persyaratan sehingga bisa terlibat dalam penelitian. Sedangkan pengertian kriteria eksklusi adalah kelompok yang tidak bisa mengikuti penelitian karena ada alasan tertentu.

Kriteria eksklusi bukan lawan dari kriteria inklusi melainkan kelompok yang sebelumnya masuk kriteria inklusi namun karena kondisi tertentu tidak bisa ikut dalam penelitian.

Contoh Kriteria Eksklusi

Ilustrasi kriteria eksklusi adalah. Sumber: pexels.com/Mohammad Danish

Contoh kriteria eksklusi yaitu sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi kemudian akan disaring lagi sesuai dengan kriteria yang bersift teknis. Misalnya apakah orang tua atau wali dari subjek bersedia dijadikan sebagai sampel penelitian.

Apabila orang tua subjek tersebut tidak bersedia maka bisa dikeluarkan dari sampel penelitian dan dicari penggantinya. Ada beberapa kondisi tertentu yang membuat sampel termasuk kriteria eksklusi yaitu.

  • Kondisi medis yang serius sehingga bisa memengaruhi hasil penelitian.

  • Riwayat penyakit yang dimiliki oleh subjek penelitian.

  • Batasan usia kelompok populasi yang akan diteliti mahasiswa.

  • Hambatan etis.

  • Subjek penelitian menolak untuk diteliti.

Posisi kriteria inklusi dan eksklusi adalah sejajar, jadi mahasiswa membutuhkan keduanya untuk melakukan penelitian. Pertama, sampel akan diambil sesuai kriteria inklusi dulu baru kemudian disaring lagi.

Jika ada sampel yang tidak bisa berpartisipasi dalam penelitian karena suatu alasan, maka termasuk dalam kriteria eksklusi.

Pengertian kriteria eksklusi adalah kriteria yang tidak memenuhi syarat kriteria inklusi karena suatu alasan. Subjek tersebut awalnya termasuk dalam kriteria inklusi, namun karena beberapa hal tidak bisa menjadi sampel penelitian sehingga dikeluarkan dari sampel. (GTA)

Baca Juga: Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kualitatif untuk Proposal Penelitian