Pengertian Lingkungan Fisik beserta Contoh dan Manfaatnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian lingkungan fisik berkaitan dengan interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Lingkungan memiliki peran besar bagi kelangsungan makhluk hidup yang berada di tempat itu.
Pembahasan tentang lingkungan fisik menunjukkan bahwa semua aspek lingkungan hidup penting untuk diperhatikan. Tidak ada aspek lingkungan hidup yang lebih penting dari yang lain.
Pengertian Lingkungan Fisik dan Contohnya
Organisme hidup dalam satu kesatuan utuh, menyeluruh dan saling memengaruhi yang disebut ekosistem. Di dalam ekosistem terdapat manusia, rumput, air, tanah, ayam, dan sebagainya, yang saling berinteraksi sehingga terjadi keseimbangan dan produktivitas.
Dikutip dari Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama, Nana Supriatna dan Kawan-kawan (2007:65), unsur-unsur lingkungan hidup dalam suatu ekosistem terdiri dari komponen lingkungan fisik, biologi dan buatan.
Sedangkan pengertian lingkungan fisik adalah komponen tak hidup dalam sebuah ekosistem. Lingkungan fisik disebut juga lingkungan abiotik.
Berikut adalah contoh lingkungan fisik dan manfaatnya:
Udara, yang merupakan komponen utama lingkungan hidup sehingga manusia, hewan dan tumbuhan dapat bertahan hidup.
Air, yang digunakan untuk tempat hidup ikan, minum, mandi, mengairi sawah, menyiram tanaman, menggemburkan tanah dan sebagainya.
Tanah atau lahan, yang merupakan tempat hidup manusia, hewan dan tumbuhan. Tanah juga merupakan tempat berdirinya bangunan, jalan, jembatan, hingga bendungan.
Cahaya matahari, yang penting untuk fotosintesis tumbuhan, pemasok vitamin D, energi alternatif, proses produksi oksigen, penerangan, menjemur baju, menjemur padi dan masih banyak lagi.
Mineral, yang berguna sebagai bahan bakar, bahan alat pertukangan, bahan mesin, perhiasan, bahan bangunan hingga perhiasan.
Suhu yang nyaman bagi manusia, hewan dan tumbuhan untuk hidup dan beraktivitas.
Kelembapan, yang berperan membantu menjaga kondisi agar suhu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, menjaga agar tumbuhan tidak cepat kering, serta mengurangi risiko terkena berbagai penyakit akibat virus dan infeksi.
Derajat keasaman, yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, indikator media tanam, mengukur indikator larutan dan sebagainya.
Baca juga: Alasan Mengapa Pencemaran Udara Dapat Mempengaruhi Siklus Air Tanah
Pengertian lingkungan fisik menunjukkan bahwa makhluk hidup tidak bisa bertahan tanpa adanya makhluk tak hidup. Lingkungan hidup berkembang karena adanya interaksi antara kedua unsur tersebut. (lus)
