Pengertian Observasi Sistematis beserta Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Observasi sistematis adalah salah satu jenis observasi yang dilakukan berdasarkan prosedur. Secara umum observasi menjadi kegiatan pengamatan tentang objek tertentu secara cermat dan dilaksanakan pada lokasi tertentu yang sudah ditentukan sebelumnya.
Kegiatan observasi dapat membantu dalam mendapatkan sejumlah informasi tertentu. Setelah mendapatkan informasi yang diinginkan, maka seorang observer dapat menarik kesimpulan.
Penjelasan Pengertian Observasi Sistematis
Mengutip dari buku Evaluasi Program Pendidikan, Al Fajri Bahri, dkk. (2022:98), observasi sistematis adalah bentuk observasi yang diarahkan berdasarkan pengkategorian bentuk dan jenis data pengamatan yang sudah disusun secara rinci.
Penggunaan bentuk observasi ini dilakukan akibat banyaknya kode yang harus diberikan pada format observasi. Dengan kata lain pelaksanakan observasi sistematis berdasarkan ketentuan yang sudah dirancang sebelumnya tanpa melanggar ketentuan tersebut dalam kegiatan pengamatan secara langsung di lapang.
Agar dapat melaksanakan obervasi ini, maka sebagai observer harus dapat menentukan terlebih dahulu mengenai faktor apa saja yang menjadi dasar dirinya melaksanakan pengamatan.
Secara umum observasi memiliki beberapa tujuan penting di dalam bidang penelitian. Adapun beberapa tujuan tersebut sebagai berikut.
Untuk menggambarkan objek yang telah diamati agar dapat memberikan pengetahuan kepada orang lain.
Untuk mendapatkan kesimpulan dari hasil pengamatan.
Untuk mendapatkan data dan informasi yang dapat disususn dalam bentuk teks bacaan yang kemudian dapat dibaca oleh banyak banyak orang.
Contoh Observasi Sistematis
Contoh dari observasi sistematis dapat diterapkan dalam berbagai lingkungan maupun berbagai bidang tertentu. Berikut contoh dari observasi sistematis pada kasus perkembangan anak.
“Observasi Sistemtis Pada Perkembangan Linguistik Anak “
Ketika melakukan observasi mengenai perkembangan linguistik atau bahasa anak biasanya pengamat akan dilatih selama beberapa minggu tentang cara memberikan kode pernyataan yang akan diberikan orang tua kepada anaknya.
Di mana pelaksanaan obervasi tersebut dapat dilakukan di beberapa tempat di antaranya, yaitu rumah ketika makan malam, di ruang kelas untuk mempelajari pengaruh guru, serta di luar rumah ketika anak sedang bermaian bebas.
Perilaku anak yang diamati diberi kode secara real time saat terjadi atau direkam dalam bentuk vidio atau audio, kemudian dipakai untuk pengkodean. Setelah data sudah dikumpulkan, selanjutnya perangkat lunak statistik dipakai untuk mengidentifikasi pola perilaku orang tua yang berhubungan dengan perkembangan bahasa anak.
Dalam melakukan observasi sistematis tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat menghasilkan kesimpulan yang tepat.
Baca Juga: Mengenal Observasi Terstruktur beserta Observasi Tidak Terstruktur
Pada dasarnya observasi sistematis adalah jenis observasi yang dilakukan berdasarkan prosedur yang sudah disusun secara sistematis sebelum melakukan pengamatan di lapangan. Jenis obervasi tersebut dapat diaplikasikan pada berbagai lingkungan, seperti di sekolah maupun di rumah. (PAM)
