Pengertian Opini, Ciri-ciri dan Unsur Pembentuknya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Opini adalah pendapat atas suatu objek atau peristiwa yang terjadi. Semua orang berhak memberikan opini karena itu merupakan hak dasar manusia. Namun, sebagai manusia yang beradab dan berpendidikan, opini tidak bisa dilontarkan begitu saja.
Tidak semua pendapat yang dikemukakan bisa dianggap opini. Opini harus memiliki dasar dan bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu, mempelajari hal-hal seputar opini akan sangat bermanfaat, terutama dalam organisasi dan pekerjaan.
Opini adalah Pendapat
Hal-hal seputar opini dipelajari dalam tata bahasa Indonesia. Pengetahuan ini bermanfaat bagi yang ingin menjadi jurnalis, penulis, kritikus, dan sebagainya.
Berikut adalah pengertian, ciri-ciri, dan unsur pembentu opini yang dikutip dari Menulis dengan Hati, Edit dengan Pikiran, Rizem Aizid (2019:143-146).
1. Pengertian Opini
Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, opini adalah pendapat; pikiran; pendirian.
Opini dikeluarkan setelah seseorang melihat dan memikirkan sebuah objek, karya atau peristiwa.
Opini seseorang mungkin berbeda-beda terhadap satu objek atau peristiwa, yaitu ada yang suka atau tidak, ada yang mendukung atau tidak, ada yang setuju atau menolak dan sebagainya.
2. Ciri-ciri Opini
Beropini itu tidak sekedar mengeluarkan kata-kata, melainkan ada ciri-ciri khususnya. Ciri-ciri opini adalah sebagai berikut.
Subjektif. Artinya opini tersebut merupakan pendapat dari hasil pemikiran seseorang sebelum didiskusikan dengan pihak lain. Hasil pemikiran tersebut berdasarkan fakta, pengalaman, pengetahuan dan sebagaikan.
Menjelaskan hal tertentu. Opini itu menjelaskan sesuatu berdasarkan prediksi, harapan dan saran.
Kebenarannya masih diragukan. Karena ciri utamanya adalah subjektif, maka untuk menemukan kebenaran masih perlu diskusi dan kajian.
3. Unsur Pembentuk Opini
Meski subjektif, opini orang terhadap suatu objek itu bisa saja berbeda-beda. Perbedaaan tersebut disebabkan oleh 3 unsur pembentuknya, yaitu:
Nilai kepercayaan. Ini merupakan keyakinan seseorang yang dipengaruhi oleh agama, politik, budaya, sosial dan sebagainya. Karena keyakinan inilah, pendapat orang terhadap satu objek atau peristiwa bisa berbeda.
Sikap. Sikap seseorang dalam memandang suatu objek atau peristiwa bisa berbeda. Ada yang bersikap keras, mau memaklumi, tidak peduli, dan sebagainya.
Persepsi. Penerimaan seseorang terhadap suatu objek atau peristiwa. Penerimaan tersebut akan mempengaruhi bagaimana orang itu akan berpendapat.
Baca juga: 3 Ciri-ciri Teks Editorial beserta Struktur Penulisan dan Contohnya
Demikianlah ulasan tentang opini, ciri, serta unsur pembentuknya. Opini adalah hak asasi manusia. Namun, opini yang tanpa dasar bisa mengakibatkan seseorang terkena somasi. (LUS)
