Konten dari Pengguna

Pengertian Palung Laut, Proses Pembentukan, dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi palung laut adalah. Sumber: Pexels/Amar Preciado
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi palung laut adalah. Sumber: Pexels/Amar Preciado

Palung laut adalah cekungan panjang dan sempit di dasar samudra yang terbentuk akibat subduksi dua lempeng tektonik saling bertabrakan. Proses ini menyebabkan dasar laut dan kerak terluar (litosfer) membengkok dan membentuk cekungan curam berbentuk V.

Palung laut termasuk dalam salah satu jenis kenampakan alam di wilayah perairan laut. Palung laut merupakan lembah yang berada di dalam laut. Lembah ini berbentuk kerucut ke bawah dan sangat dalam.

Pengertian Palung Laut

Ilustrasi palung laut adalah. Sumber: Pexels/Pixabay

Indonesia memiliki laut yang lebih luas dibanding dengan daratan. Kedalaman laut yang terdalam adalah palung yang menjadi bagian penting dari aktivitas yang berkaitan dengan bumi, dan juga sering menjadi lokasi gempa bumi besar.

Palung laut adalah cekungan di dalam laut yang berbentuk panjang dan dalam. Palung ini terus menerus mengalami penurunan atau ingresi. Ingresi yeng terjadi terus menerus, membuat lubuk laut menjadi semakin kerucut ke bawah dan semakin dalam.

Dikutip dalam buku Geografi dan Sosiologi SMP Kelas IX, Drs. Sugiharyanto, M.Si (2007:151), pengertian palung laut, yaitu relief dasar laut yang berbentuk lembah yang sempit dan sangat dalam dengan tebing yang curam dan memiliki kedalaman lebih dari 7.000 m. Palung ini juga disebut dengan jurang laut.

Proses Pembentukan dan Contoh

Ilustrasi palung laut adalah. Sumber: Pexels/Pok Rie

Palung terbentuk secara alami karena aktivitas lempeng tektonik. Palung dibentuk oleh proses geofisika yaitu subduksi di mana dua atau lebih lempeng tektonik bumi bertemu dan membuat tumbukan atau tabrakan.

Pertemuan tersebut mengakibatkan lempeng yang lebih tua dan lebih padat akan mendorong lempeng yang lebih muda dan ringan jauh ke dalam lapisan. Proses ini menyebabkan dasar laut dan kerak terluar (litosfer) membengkok dan membentuk cekungan curam berbentuk V.

Proses subduksi juga menghasilkan proses upwelling dari kerak cair yang membentuk pegunungan dan pulau vulkanik sejajar dengan palung. Indonesia memiliki beberapa palung yang memiliki panjang hingga ribuan kilometer di antaranya, yaitu:

  1. Palung Weber dengan kedalaman 7. 440 meter dan lebar 150 km. Palung ini terletak di antara busur luar dan dalam dari Banda.

  2. Palung Jawa memiliki kedalaman dengan rata-rata 7. 140 meter dan memiliki pandang 2.600 meter.

  3. Palung Buton yang memiliki kedalaman dengan rata-rata 4. 180 meter. Palung ini ada di sekitar wilayah Buton.

  4. Palung Sangihe memiliki kedalaman rata-rata 3.850 meter. Palung ini terletak di laut Maluku serta merupakan palung yang berada di batas antara Lempeng Eurasia, lempeng Indo- Australia, dan lempeng Laut Filipina.

  5. Palung Talaud adalah palung yang memilki kedalaman rata-rata 3. 450 meter. Letak dari palung ini di sebelah utara laut timur Sulawesi Utara.

  6. Palung Ternate yang memiliki kedalaman hingga 3.450 meter. Palung ini terletak di sebelah utara Maluku Utara.

  7. Palung Timor memiliki kedalaman 3.310 meter. Letak palung ini, yaitu di laut Timor, berbatasan dengan Timor-Timor juga Australia pada bagian selatannya.

Baca juga: Mengenal Bentuk Permukaan Bumi Menurut Ilmu Geografi

Disimpulkan bahwa palung laut adalah salah satu kenampakan alam yang ada di laut berupa cekungan panjang dan sempit, seperti jurang yang disebabkan adanya tumbukan dua lempeng atau lebih. (MRZ)