Pengertian Patung Monumen beserta Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Patung monumen adalah sebuah bangunan yang dibuat untuk memperingati seseorang ataupun peristiwa yang dianggap penting oleh suatu kelompok sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada masa lalu. Selain itu, biasanya digunakan untuk simbol ciri khas wilayah tertentu.
Patung monumen dibangun tidak hanya untuk memenuhi aspek keindahan saja. Namun, terdapat makna sejarah penting di dalamnya. Beberapa contohnya yaitu, seperti Patung Martha Christina Tiahahu di Maluku dan Patung Jenderal Sudirman di Jakarta.
Pengertian Patung Monumen
Mengutip dari buku Seri Bangunan Bersejarah Monumen, Taguh (2010:1), patung monumen adalah bangunan yang dijadikan sebagai simbol penghormatan, serta bentuk penghargaan kepada para pahlawan ataupun golongan yang mempunyai peran penting terhadap daerah atau negara.
Secara umum, dapat diartikan bahwa patung monumen dijadikan simbol sejarah ataupun budaya suatu daerah, wilayah, ataupun negara.
Sehingga bangunan patung tersebut harus dipelihara oleh pemerintah serta masyarakat, sebagai upaya melindungi situs penting bersejarah yang menjadi tanda jasa para pahwalan.
Contoh Patung Monumen
Keberadaan patung monumen tersebar di seluruh wilayah dan daerah Indonesia. Di mana setiap daerahnya mempunyai bentuk bangunan yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa contoh patung monumen yang berada di Indonesia.
1. Patung Jenderal Sudirman
Contoh yang pertama yaitu, Patung Jenderal Sudirman yang berada di Jakarta. Pembangunan patung tersebut dimaksudkan sebagai bentuk mengenang jasa, pengabdian, serta perjuangan dari Jenderal Sudirman terhadap bangsa Indoneisa.
2. Monumen Pancasila Sakti
Contoh selanjutnya yaitu, Monumen Pancasila Sakti. Keberadaan monumen tersebut terletak di Jalan Raya Pondok Gede, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Tujuan dari pembangunan Monuman Pancasila Sakti, untuk mengenang dan mengingat para pahlawan revolusi yang telah memperjuangkan dalam mempertahankan ideologi Indonesia (pancasila) dari berbagai ancaman ideologi komunis.
3. Monumen Jalasveva Jayamahe
Contoh yang terakhir yaitu, Monumen Jalasveva Jayamahe yang terdapat di Armada Timur Ujung, Kota Surabaya. Monumen tersebut berbentuk patung yang menggambarkan seorang perwira TNI AL, yang memakai searagam dinas upacara lengkap dengan pedangnya.
Di mana patung perwira tersebut dengan posisi menerawang ke arah laut. Pandangan tersebut bagaikan siap menantang gelombang serta badai di lautan yang mempunyai pesan tersirat bahwa TNI AL Indonesia siap berjaya.
Seperti nama monumennya Jalasveva Jayamahe yang berarti “di laut kita tetap jaya”. Kalimat tersebut menjadi moto dari TNI Angkatan Laut Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Situs Lokal, Tempat yang Memiliki Nilai Sejarah
Patung monumen adalah bangunan yang mempunyai nilai sejarah yang dibangun sebagai simbol untuk mengenang jasa para pahlawan ataupun golongan tertentu yang memiliki peran penting. (PAM)
