Pengertian Penyetaraan Persamaan Reaksi Kimia dan Contohnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyetaraan persamaan reaksi penting karena membantu pemahaman tentang bagaimana reaksi kimia berlangsung. Persamaan reaksi kimia adalah bentuk penulisan notasi kimia.
Persamaan reaksi kimia berfungsi untuk memberikan informasi mengenai identitas dan jumlah zat-zat yang terlibat dalam suatu perubahan. Baik kimia maupun fisika.
Pengertian Penyetaraan Persamaan Reaksi dalam Kimia
Pengertian penyetaraan persamaan reaksi adalah proses untuk mengatur ulang koefisien stoikiometri dalam suatu persamaan reaksi kimia. Sehingga jumlah atom dari setiap unsur di sisi reaktan (kiri tanda panah) sama dengan jumlah atom dari unsur yang sama di sisi produk (kanan tanda panah).
Berdasarkan buku Kimia Itu Asyik SMA Kelas X, Sura Kitti, (2010), tujuan penyetaraan tersebut adalah untuk menjaga hukum kekekalan massa dan hukum perbandingan tetap terpenuhi dalam reaksi kimia.
Langkah-langkah umum penyetaraan untuk persamaan reaksi kimia adalah sebagai berikut.
Mengenali unsur-unsur yang terlibat di sisi reaktan dan produk persamaan reaksi.
Menentukan jumlah atom setiap unsur di sisi reaktan dan produk.
Ubah koefisien stoikiometri untuk salah satu unsur, sehingga jumlah atom unsur tersebut sama di kedua sisi persamaan reaksi.
Setelah selesai dengan unsur pertama, lanjutkan ke unsur berikutnya hingga seluruh unsur telah disetarakan.
Pastikan bahwa seluruh koefisien stoikiometri dalam persamaan reaksi adalah bilangan bulat terkecil yang mungkin.
Jika perlu, faktorkan kelipatan persekutuan terkecil (FPB) dari koefisien tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih sederhana.
Contoh Penyetaraan Persamaan Reaksi Kimia
Berikut adalah salah satu contoh penyetaraan persamaan reaksi kimia sederhana.
Reaksi pembakaran etanol (C2H5OH) dalam udara untuk menghasilkan karbon dioksida (CO2) dan air (H2O):
Persamaan awal:
C2H5OH + O2 -> CO2 + H2O
Untuk menyeimbangkan persamaan ini, perlu memastikan bahwa jumlah atom setiap unsur di sisi reaktan (kiri) sama dengan jumlah atom unsur yang sama di sisi produk (kanan).
Setelah disetarakan, persamaan tersebut menjadi:
C2H5OH + 3O2 -> 2CO2 + 3H2O
Sekarang, jumlah atom karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O) sama di kedua sisi persamaan. Sehingga persamaan reaksi kimia ini telah disetarakan.
Baca Juga: Mengapa Reaksi Kimia Menghasilkan Zat yang Baru? Ini Penjelasannya
Penyetaraan persamaan reaksi merupakan langkah awal dalam menganalisis reaksi kimia dalam berbagai konteks. Mulai dari laboratorium hingga industri kimia. (DNR)
