Pengertian Seni Peran dan Unsur-unsurnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian seni peran merupakan gambaran aktivitas salah satu bidang seni yang membutuhkan totalitas. Dengan memahami pengertiannya, baik calon artis maupun penonton akan lebih menghargai hasil karya seni ini.
Seni peran diajarkan di sekolah. Namun, yang akhirnya benar-benar mendalami bidang ini hanya mereka yang berdedikasi untuk memenuhi unsur-unsur dalam seni peran.
Pengertian Seni Peran
Pengertian seni peran adalah aktivitas seni yang menceritakan suatu naskah dengan cara memerankan karakter yang ada dalam naskah tersebut. Seni peran terdapat dalam teater, film dan sebagainya. Seni peran juga sering disebut akting.
Dalam seni peran, seorang pemain harus keluar dari dirinya untuk menjadi karakter tertentu. Yang menentukan sesuai atau tidaknya sebuah peran yang dibawakan oleh seseorang adalah sutradara.
Kadang seseorang tidak terpilih untuk memerankan suatu karakter bukan karena tidak bisa berakting, melainkan sutradara atau petugas casting mengganggap karakter tersebut belum sesuai. Hal itu tak lepas dari unsur-unsur pendukung seni peran.
Unsur-unsur Seni Peran
Dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya untuk SMP/MTs Kelas VII, Sri Sudaryati dan Boiman (2020:143), yang termasuk unsur-unsur seni peran adalah:
Lakon
Lakon adalah ruh dari pementasan sebuah naskah cerita.
Penokohan dan perwatakan.
Ada beberapa macam penokohan, yaitu protagonis, antagonis, deutrogonis (berpihak pada protagonis), foil (berpihak pada antagonis), tetragonis (netral), confiden (tempat protagonis bercerita), rasionneur (semacam narator), dan utility (peran pembantu).
Unsur tubuh.
Olah tubuh sangat penting, terutama kelenturan dalam memainkan berbagai peran. Selain itu pemain harus bisa menirukan isyarat-isyarat tubuh karakter sampai sekecil mungkin.
Unsur suara.
Suara pemain tidak berarti harus selalu keras seperti di panggung teater. Untuk film, pemain harus menyesuaikan suara, apakah harus keras atau lirih.
Unsur penghayatan.
Pemain harus bisa memainkan mimik muka sesuai dengan karakter, bahkan jika tanpa dialog sekali pun.
Unsur ruang.
Unsur ruang merupakan arena bagi pemain untuk mengolah tubuh dalam rangka menghidupkan karakter. Pemain harus mematuhi arahan sutradara tentang ruang mana saja yang harus dimafaatkan secara maksimal.
Unsur kostum.
Kostum merupakan visualisasi wajib untuk menggambarkan suatu karakter. Pemilihan kostum yang tidak sesuai dengan karakter akan mengganggu keseluruhan cerita.
Unsur properti.
Properti digunakan sebagai penguat suatu adegan untuk membantu pemain membangun karakter. Properti meliputi semua peralatan yang digunakan pemain maupun sebagai latar belakang.
Unsur musikal.
Unsur musikal digunakan untuk membantu membangun suasana dari suatu adegan.
Baca juga: Mengenal Casting dan Jenisnya dalam Seni Peran
Itulah pengertian seni peran dan unsur-unsurnya untuk mengenal dunia akting. Seni peran hanya bisa dikuasai oleh mereka yang benar-benar giat berlatih. (lus)
