Pengertian Tata Kelakuan beserta Fungsi dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata kelakuan adalah sebuah aturan yang sudah diterima oleh masyarakat dan digunakan menjadi alat pengawas masyarakat kepada anggotanya. Sehingga berfungsi menjadi pedoman dalam melakukan interaksi dengan orang lain ataupun sebagai upaya menjaga keharmonisan pada masyarakat.
Di mana sumber aturannya berdasarkan ajaran agama, filsafat, ataupun sebuah ideologi yang telah dipakai oleh masyarakat. Tata kelakuan tersebut mencakup dalam beberapa aspek, seperti etika, adat istiadat, sopan santun, serta nilai-nilai moral.
Pengertian Tata Kelakuan
Mengutip dari buku Persiapan UN Sosiologi untuk SMA/MA, Dwi dan Nurmayanti (2008:8), tata kelakuan adalah sebuah gagasan kuat tentang benar dan salah dengan menuntut tindakan tertentu serta melarangnya. Di mana gagasan tersebut dijadikan alat pengawas, agar anggota masyarakatnya dapat menempatkan diri.
Penempatan diri tersebut berhubungan dengan tata kelakuan yang sudah berlaku pada lingkungan masyarakat tersebut. Tata kelakuan juga biasa disebut dengan mores merupakan sebuah norma yang di dalamnya mengandung peraturan yang harus dilakukan ataupun tidak dilakukan.
Jika tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, akan mendapatkan sebuah sanksi. Sehingga peraturan tersebut harus selalu dipatuhi.
Fungsi Tata Kelakuan
Tata kelakuan mempunyai beberapa fungsi dalam kehidupan masyarakat. Salah satunya, yaitu sebagai pedoman untuk bertindak menggunakan etika yang tepat. Adapun fungsi lainnya, yaitu sebagai berikut.
Membantu dalam menciptakan keharmonisan pada masyarakat. Dengan adanya sebuah peraturan, maka akan menjadikan individu untuk lebih menjaga hubungan baik dengan orang lain dan mencegah adanya konflik.
Menjadi penguat nilai-nilai moral. Hal tersebut berarti individu mampu menjaga prinsip moral yang penting. Contohnya, seperti kejujuran, tolong menolong, dan saling menghormati.
Sebagai pedoman dalam bertindak dengan menggunakan etika. Sehingga mampu menjaga integritas serta moralitas pada berbagai keadaan kehidupan.
Untuk menciptakan keselamatan dan ketertiban, serta mencegah terjadinya tindakan yang merugikan untuk orang lain.
Untuk membuat lingkungan yang baik dalam pertumbuhan dan pembangunan.
Untuk menjaga citra positif dari masyarakat yang artinya dapat membantu dalam menjaga reputasi baik, serta dapat membangun sebuah kepercayaan antara individu pada masyarakat.
Contoh dari Tata Kelakuan
Terdapat beberapa contoh dari tata kelakuan dalam berbagai aspek yang sudah banyak berlaku dalam kehidupan masyarakat. Berikut adalah beberapa contohnya.
Tata kelakuan mengenai larangan berzina.
Tata kelakuan mengenai larangan berjudi.
Tata kelakuan mengenai larangan memakai narkoba dan obat terlarang.
Tata kelakuan mengenai larangan mencuri.
Tata kelakuan mengenai larangan menggunakan pakaian yang terbuka dan minim dalam lingkungan tertentu.
Tata kelakuan mengenai larangan menikah dengan saudara kandung.
Tata kelakuan mengenai larangan melakukan tindakan asusila.
Baca Juga: 4 Contoh Pelanggaran Norma Tata Kelakuan dalam Masyarakat
Tata kelakuan adalah sebuah peraturan yang sudah diterima oleh masyarakat dan dipakai sebagai alat pengawas, secara sadar ataupun tidak oleh masyarakat pada anggotanya.
Di mana tata kelakuan tersebut mempunyai fungsi yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat, serta contohnya yang sering ditemui, seperti aturan larangan berjudi. (PAM)
