Konten dari Pengguna

Pengertian TDS dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Air

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi TDS adalah | Sumber: Unsplash/Daniele Levis Pelusi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi TDS adalah | Sumber: Unsplash/Daniele Levis Pelusi

TDS adalah Total Dissolved Solid atau jumlah zat padat terlarut pada air. TDS digunakan untuk memastikan air yang akan dikonsumsi bersih serta bebas dari segala zat yang berbahaya bagi tubuh. Untuk menentukan apakah air layak konsumsi, maka bisa dilihat dari angka TDS.

Air sangat berperan penting bagi manusia. Mulai dari untuk diminum, memasak, mandi, mencuci pakaian, dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut memerlukan air yang bersih.

TDS adalah Total Dissolved Solid

Ilustrasi TDS adalah | Sumber: Unsplash/Engin Akyurt

Mulyati dalam Modul Kualitas Air dan Hama Penyakit (2022:22) menjelaskan bahwa TDS adalah total dissolved solids atau total padatan terlarut. TDS merupakan parameter yang menyatakan semua bahan organik dan anorganik dalam bentuk ion, molekular, atau mikrogranular (koloid) yang ada dalam air.

Material padatan terlarut dapat berupa sulfat, klorida, karbonat, bikarbonat, nitrat, fosfat, natrium, magnesium, ion organik, dan sebagainya. Parameter TDS digunakan untuk memperkirakan kualitas air minum karena bisa mewakili jumlah ion dalam air.

TDS adalah ukuran untuk zat terlarut, baik zat organik atau anorganik yang terkandung dalam suatu larutan. TDS menggambarkan jumlah zat terlarut dalam part per million (ppm) atau sama dengan miligram per liter (mg/L).

Jika air terlihat keruh, penyebabnya adalah karena ada TDS dalam air. Jika air yang mengandung banyak TDS dikonsumsi, bisa menyebabkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, TDS sangat penting guna menghitung total gabungan zat organik dan anorganik pada air.

Untuk mengetahui kelayakan air konsumsi, bisa dilihat dari angka TDS. Berikut adalah penjelasannya.

  • Angka 50-150: Sangat layak untuk diminum

  • Angka 150-250: Layak untuk diminum

  • Angka 250-300: Cukup layak untuk diminum

  • Angka 300-500: Buruk atau tidak layak untuk diminum

  • Angka 1200 ke atas: Sangat tidak layak untuk diminum atau membahayakan kesehatan

Alasan Mengukur TDS

Ilustrasi TDS adalah | Sumber: Unsplash/Nigel Msipa

Air layak minum tidak berbau dan tidak memiliki rasa. Kadar TDS yang tinggi pada air bisa menyebabkan perubahan aroma, rasa, serta tekstur air sehingga air menjadi tidak layak konsumsi. Alasan untuk mengukur TDS antara lain adalah sebagai berikut.

  • Demi menjaga kesehatan karena air dengan tingkat TDS bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

  • Karena rasa air. Tingkat TDS yang tinggi akan mengakibatkan rasa air berubah menjadi pahit atau asin sehingga tidak enak dikonsumsi. Selain itu, air dengan TDS tinggi juga bisa mengubah rasa pada masakan.

Baca juga: 5 Manfaat Minum Air Hangat Setiap Hari

Jadi, pengertian TDS adalah Total Dissolved Solid atau jumlah zat padat terlarut. Angka TDS sangat penting untuk diketahui agar bisa menentukan kelayakan air minum. (KRIS)