Pengertian Tetapan Kesetimbangan dan Jenisnya dalam Ilmu Kimia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tetapan kesetimbangan dan jenisnya dipelajari dalam ilmu Kimia. Tetapan tersebut merupakan keadaan antara dua reaktan dan produk yang tidak memiliki kecenderungan lebih lanjut untuk berubah seiring berjalannya waktu.
Dikutip dari buku Mudah dan Aktif Belajar Kimia oleh Yayan Sunarya, dkk (2007:104) ilmuwan yang pertama mengajukan gagasan kesetimbangan adalah Berthollt. Teori ini Istilah yang dapat ditemui adalah reaksi satu arah, reaksi dapat balik, dan reaksi kesetimbangan.
Contoh dari penggunaan tetapan kesetimbangan adalah terjadinya reaksi pengikatan oksigen dalam darah makhluk hidup oleh hemoglobin (Hb). Terdapat juga pada reaksi pembuatan metanol sebagai pendingin anti beku.
Tetapan Kesetimbangan dan Jenisnya
Tetapan kesetimbangan dan jenisnya penting untuk dipelajari dalam ilmu Kimia di tingkat SMA. Secara umum, tetapan kesetimbangan adalah perbandingan berdasarkan hasil kali molaritas reaktan produk yang masing-masing dipangkatkan dengan koefisiennya.
Sehingga, menghasilkan hukum kesetimbangan yang berbunyi "jika suatu keadaan setimbang pada suhu tertentu, maka hasil perkalian konsentrasi dan hasil reaksi dibagi perkalian konsentrasi pereakasi. Masing-masing kemudian dipangkatkan koefisiennya dengan nilai konstan.
Penggunaan tetapan kesetimbangan berlaku pada seluruh wujud benda, mulai dari cair, gas, dan juga cair. Namun, pada benda yang berwujud gas akan dilakukan terhadap tekanan bukan molaritas.
Kesetimbangan pada reaksi kimia dibagi lagi menjadi dua, berdasarkan wujudnya.
Kesetimbangan homogen, merupakan reaksi kesetimbangan yang melibatkan zat-zat dalam wujud sama. Seperti kesetimbangan larutan dengan larutan.
Kesetimbangan heterogen, adalah reaksi kesetimbangan yang melibatkan zat berbeda. Seperti zat padat dengan gas, zat padat dengan larutan, hingga gas, zat padat, dan zat cair.
Namun, tetapan kesetimbangan dapat dibedakan juga berdasarkan arah reaksi kimianya. Berikut penjelasannya:
Kesetimbangan statis, merupakan kesetimbangan yang reaksi kimianya hanya satu arah. Sebab, benda yang digunakan berada dalam keadaan diam dan tidak bergerak.
Kesetimbangan dinamis, apabila reaksi kimia yang dihasilkan adalah dua arah. Sehingga, reaksi kimia tersebut bisa kembali lagi seperti semula. Reaksi yang menuju hasil reaksi dan reaksi yang menuju perekasi berlangsung secara bersamaan dengan laju yang sama.
Baca Juga: Mengapa Reaksi Kimia Menghasilkan Zat yang Baru? Ini Penjelasannya
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian tetapan kesetimbangan dan jenisnya yang penting untuk diketahui. Pada dasarnya, hukum ini akan berlaku dalam reaksi kesetimbangan dalam ilmu kimia. (NUM)
