Pengertian, Tujuan, dan Fungsi Jurnal Pembalik dalam Akuntansi

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi jurnal pembalik salah satunya adalah mempermudah pencatatan di awal periode. Jurnal pembalik juga dikenal sebagai reverse entry. Jurnal pembalik bersifat opsional, artinya boleh dibuat boleh juga tidak sesuai kebutuhan perusahaan.
Walau bersifat opsional, jurnal pembalik tetap harus dibuat untuk transaksi tertentu. Jurnal memegang peranan penting dalam keuangan perusahaan. Dengan adanya jurnal, perusahaan dapat mengetahui jumlah pendapatan dan pengeluaran secara rinci.
Pengertian, Tujuan dan Fungsi Jurnal Pembalik
Mengutip buku Akuntansi Dasar: Teori dan Teknik Penyusunan Laporan Keuangan oleh Sri Wahyuni Nur, S.E, M.Ak (2020: 123), jurnal pembalik adalah jurnal yang dibuat untuk membalikkan jurnal penyesuaian transaksi tertentu pada awal periode akuntansi. Bentuk jurnal pembalik adalah kebalikan dari jurnal penyesuaian.
Tujuan pembuatan jurnal pembalik adalah untuk mempermudah pengawasan keuangan dan konsistensi pencatatan keuangan perusahaan.
Menurut buku Pengantar Akuntansi oleh Adrian Radiansyah (2023: 117), fungsi jurnal pembalik adalah sebagai berikut:
1. Memudahkan Pencatatan Transaksi pada Awal Periode
Memberikan kemudahan kepada perusahaan untuk mencatat transaksi setiap awal periode yang berhubungan dengan ayat jurnal penyesuaian.
2. Memudahkan Pengecekan Transaksi
Memberikan banyak manfaat bagi perusahaan yang memiliki banyak ayat jurnal penyesuaian agar lebih mudah melakukan pengecekan transaksi yang tercatat pada setiap awal periode.
3. Meminimalisir Kesalahan Pencatatan
Jurnal pembalik memiliki fungsi meminimalisir kesalahan pencatatan berupa double entry atas pengakuan biaya maupun pendapatan. Dengan dibuatnya jurnal pembalik maka kesalahan pencatatan dapat dihindari oleh perusahaan.
4. Membantu Menyederhanakan Penyusunan Jurnal
Jurnal pembalik juga dapat membantu menyederhanakan penyusunan jurnal perusahaan untuk periode selanjutnya terutama yang berkaitan dengan jurnal penyesuaian.
5. Menjaga Konsistensi Pencatatan Keuangan
Pembuatan jurnal pembalik dapat berfungsi untuk menjaga konsistensi pencatatan keuangan perusahaan serta memudahkan perusahaan untuk melakukan pengawasan atas laporan keuangan.
Akun-Akun yang Memerlukan Jurnal Pembalik
Seperti yang sudah disebutkan di awal, jurnal pembalik bersifat opsional dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Tidak semua akun dalam jurnal penyesuaian dapat dimasukkan dalam jurnal pembalik tetapi hanya akun-akun tertentu saja. Akun-akun yang memerlukan jurnal pembalik adalah sebagai berikut:
Beban khusus yang dibayar di muka namun manfaatnya belum digunakan dan pencatatannya belum dilakukan .
Beban yang masih dibayar atau transaksi pengeluaran untuk membayar beban tapi masih belum dibayar oleh pihak perusahaan dan transaksi ini belum masuk dalam pencatatan keuangan.
Pendapatan diterima di muka.
Pendapatan yang masih harus diterima.
Pemakaian perlengkapan secara terus menerus dalam perusahaan. Biasanya dicatat sebagai beban dalam jurnal penyesuaian.
Baca juga: Pengertian Jurnal Penyesuaian Lengkap dengan Fungsinya
Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa fungsi jurnal pembalik dalam akuntansi ada bermacam-macam. Walau bersifat opsional namun jurnal pembalik tetap harus dibuat dengan cermat oleh perusahaan. Semoga bermanfaat. (IND)
