Konten dari Pengguna

Penyebab Kegagalan Perang Diponegoro dan Dampaknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab kegagalan Perang Diponegoro. Sumber: pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Penyebab kegagalan Perang Diponegoro. Sumber: pexels.com/Pixabay

Perang Diponegoro merupakan salah satu bentuk perlawanan yang dilakukan bangsa Indonesia untuk mengusir Belanda. Namun, pertempuran ini ternyata mengalami kegagalan. Lantas, apa penyebab kegagalan perang Diponegoro?

Pertempuran yang berlangsung mulai dari tahun 1825 sampai 1830 ini berawal di Yogyakarta hingga meluas ke seluruh wilayah Pulau Jawa. Perang Diponegoro adalah bukti nyata bagaimana perjuangan bangsa Indonesia untuk menjadi negara merdeka.

Penyebab Kegagalan Perang Diponegoro

Penyebab kegagalan Perang Diponegoro. Sumber: pexels.com/Kony Xyzx

Mengutip dari buku Perang Diponegoro, F. Ruspandi (hal 9), bahwa Perang Diponegoro merupakan perang besar yang berlangsung selama lima tahun. Perang yang melibatkan masyarakat pribumi ini dipimpin oleh Pangeran Diponegoro.

Adapun masyarakat Belanda kala itu dipimpin oleh Jenderal De Kock. Perang Diponegoro disebut sebagai perang besar karena sudah memakan banyak nyawa, berdasarkan dokumen Belanda kira-kira ada 200 ribu nyawa masyarakat pribumi yang dikorbankan pada peperangan ini.

Selain disebut sebagai Perang Diponegoro, masyarakat Indonesia juga menyebutnya dengan Perang Jawa karena berlangsung hampir di seluruh wilayah Jawa. Lalu, apa penyebab kegagalan Perang Diponegoro yang sudah mengorbankan banyak nyawa ini?

Semua bermula dari adanya campur tangan dari Belanda terkait masalah politik di Yogyakarta. Belanda memasang patok di tanah milik leluhur yang kemudian dicabut oleh Pangeran Diponegoro. Kemudian pada 20 Juli 1825, perang terjadi di Yogyakarta.

Lima tahun kemudian, pihak Belanda menerima usulan untuk berunding dengan Pangeran Diponegoro di Magelang. Hanya saja, itu adalah kedok Belanda agar bisa menangkap Pangeran Diponegoro kemudian melucuti senjata milik pengikut Diponegoro.

Dampak Perang Diponegoro bagi Indonesia

Penyebab kegagalan Perang Diponegoro. Sumber: pexels.com/Kony Xyzx

Setelah perang besar-besaran melawan Belanda yang kemudian menangkap Pangeran Diponegoro, tentu saja membawa dampak yang besar bagi masyarakat Indonesia. Berikut beberapa dampak dari perang tersebut.

  1. Perang Diponegoro sudah mengorbankan banyak jiwa penduduk Jawa yaitu sekitar 200 ribu orang.

  2. Kekalahan Pangeran Diponegoro yang masuk perangkap Belanda menegaskan tentang kekuasaan Belanda di tanah Jawa.

  3. Pejabat pemerintah, seperti bupati dan raja harus tunduk terhadap pemerintah Belanda.

  4. Ada 7 ribu serdadu pribumi yang tewas dalam perang tersebut

Baca Juga: Penyebab Terjadinya Perang Diponegoro menurut Sejarah dan Kronologinya

Penyebab kegagalan Perang Diponegoro dan dampak perang di atas mengajarkan tentang pentingnya kontinjensi atau mempersiapkan rencana yang bisa dilakukan apabila ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. (GTA)