Konten dari Pengguna

Penyebab Terjadinya Perang Diponegoro menurut Sejarah dan Kronologinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab terjadinya Perang Diponegoro. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Penyebab terjadinya Perang Diponegoro. Sumber: pexels.com

Sebelum menjadi bangsa yang merdeka, Indonesia telah melewati sejarah peperangan yang sangat panjang. Adapun salah satu peristiwa bersejarah yang sudah sepatutnya dikenang oleh generasi muda adalah Perang Diponegoro. Lantas, apa penyebab terjadinya Perang Diponegoro?

Pertanyaan tersebut memang kerap muncul di benak masyarakat umum maupun para siswa yang sedang belajar tentang sejarah bangsa. Oleh karena itu, tak ada salahnya bagi masyarakat Indonesia untuk mengetahui sejarah peristiwa penting bagi bangsa tersebut.

Penyebab Terjadinya Perang Diponegoro dan Kronologinya

Penyebab terjadinya Perang Diponegoro. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku UUD 45 & Perubahannya, Redaksi Tangga Pustaka (2009:66), penyebab terjadinya Perang Diponegoro adalah rasa tidak puas yang hampir merata di kalangan masyarakat terhadap kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah Belanda di wilayah Yogyakarta.

Hal ini terjadi karena kebijakan pemerintah Belanda tidak berhasil memberikan rasa puas pada kaum bangsawan Kesultanan Yogyakarta dengan alasan sebagai berikut.

  1. Kaum bangsawan dilarang Belanda untuk menyewakan tanahnya kepada pengusaha swasta untuk membangun perkebunan. Sebab, hal tersebut dapat menimbulkan persaingan dengan Belanda yang juga mengusahakan perkebunan.

  2. Daerah Kesultanan Yogyakarta yang berada di antara Pekalongan dan Semarang dirampas oleh Belanda.

  3. Kewibawaan dan kekuasaan bangsawan Yogyakarta semakin terdesak oleh Belanda, baik itu di pusat maupun daerah.

Selain alasan tersebut, kronologi terjadinya Perang Diponegoro juga disebabkan karena rakyat jelata yang hidup menderita akibat adanya berbagai macam pungutan pajak dan kewajiban kerja paksa dari paksa.

Kejadian ini semakin diperparah dengan adanya kebijakan Belanda yang ingin menyambung dan memperlebar jalan melalui makam leluhur Pangeran Diponegoro tanpa izin terlebih dahulu.

Akibatnya, Pangeran Diponegoro pun mengesampingkan jawabannya sebagai wali raja dan mulai melakukan gencatan senjata. Hingga akhirnya meletuslah perang antara Pangeran Diponegoro dan Pangeran Mangkubumi dengan pihak Belanda.

Bukan hanya sekadar ingin melawan Belanda, alasan Pangeran Diponegoro akhirnya memilih untuk berperang adalah karena beliau ingin menegakkan kemerdekaan dan keadilan bagi negara.

Baca Juga: 6 Pertanyaan tentang APRA atau Angkatan Perang Ratu Adil

Dari penjelasan di atas, tentunya kini sudah lebih paham tentang penyebab terjadinya Perang Diponegoro, kan? Semoga bermanfaat, ya. (Anne)