Konten dari Pengguna

Penyebab Vulkanisme dan Dampaknya yang Wajib Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab vulkanisme. Sumber: Pixabay/AllegroSympatico
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab vulkanisme. Sumber: Pixabay/AllegroSympatico

Penyebab vulkanisme yaitu aktivitas magma di dalam bumi sehingga terjadi perubahan di permukaan bumi seperti retakan-retakan yang dapat menimbulkan dampak positif maupun dampak negatif. Magma tersebut dapat keluar ke permukaan bumi melalui celah kerak bumi.

Vulkanisme adalah semua peristiwa yang berhubungan dengan keluarnya magma ke permukaan bumi. Peristiwa vulkanisme berhubungan dengan pembentukan gunung api yang mengeluarkan material cair meliputi lava dan lahar.

Penyebab Vulkanisme

Ilustrasi penyebab vulkanisme. Sumber: Pixabay/AlexAntropov86

Vulkanisme adalah aktivitas magma yang bergerak dari lapisan dalam litosfer yang menyusup ke lapisan yang lebih atas sampai ke permukaan bumi. Akibat dari kegiatan vulkanisme adalah terjadinya letusan gunung berapi yaitu keluarnya magma dari perut bumi.

Umumnya penyebab vulkansime terjadi karena adanya aktivitas magma di dalam bumi sehingga terjadi perubahan di permukaan bumi. Magma terdiri dari batuan, logam, bahan cair, uap air, oksida belerang, asam klorida dan asam sulfat

Dikutip dalam buku BUPELAS Pemetaan Materi & Bank Soal IPA SMP Kelas 7 oleh Tim Maestro Genta (2020:88) vulkanisme merupakan gejala alam yang berupa peristiwa keluarnya magma dari perut bumi ke permukaan. Vulkanisme terjadi akibat tekanan gas di dapur magma yang temperaturnya tinggi, sehingga magma mendesak keluar.

Dampak Vulkanisme

Ilustrasi penyebab vulkanisme. Sumber: Pixabay/ELG21

Dikutip dalam buku Explore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X oleh Dra. Sri Wiyanti, M.Pd., dkk (2017:111-112) aktivitas vulkanisme dapat menimbulkan dampak negatif dan positif bagi kehidupan, terutama bagi penduduk di sekitar gunung api. Berikut merupakan penjelasan dari dampak aktivitas vulkanisme.

1. Dampak Negatif

Dampak negatif dari aktivitas vulkanisme, di antaranya yaitu:

  • Metarial-material yang dimuntahkan saat erupsi yang berwujud padat, baik dalam ukuran besar maupun kecil, dapat merusak bangunan rumah, jembatan, ladang, dan sawah penduduk.

  • Abu vulkanik yang bertaburan di udara dapat mengganggu penerbangan karena jarak pandang menjadi dekat. Selain itu, abu vulkanik akan menimbun tanaman pertanian dan perkebunan yang mengakibatkan gagal panen.

  • Aliran lava dan lahar panas dapat merusak apa saja yang dilaluinya, seperti lahan pertanian dan permukiman penduduk.

  • Aliran lahar dingin dapat menyebabkan terjadinya banjir lahar sehingga sungai menjadi dangkal dan dapat memusnahkan apa saja yang dilaluinya.

  • Awan panas yang bergerak sangat cepat dapat menewaskan penduduk, hewan, dan tumbuhan yang dilewatinya.

  • Gas beracun akibat letusan gunung berapi dapat mengancam penduduk yang tinggal atau berada di daerah sekitar gunung.

  • Letusan gunung berapi yang terjadi di laut dapat menyebabkan terjadinya gelombang pasang yang merusak, seperti letusan gunung Krakarau di Selat Sunda.

2. Dampak Positif

Adapun dampak positif dari gunung api, di antaranya yaitu:

  • Gunung yang menjulang tinggi menjadi daerah tangkapan hujan sehingga menyebabkan terbentuknya hujan orografis.

  • Keindahan gunung api memberikan daya tarik tersendiri sebagai tujuan wisata.

  • Terdapatnya bahan galian yang berharga. Pada saat gunung api aktif banyak dijumpai belerang, batu apung, dan traso. Adapun pada saat gunung api beristirahat terdapat banyak bahan tambang. Seperti besi, timah, marmer dan logam lainnya.

  • Abu vulkanik yang menutupi daerah pertanian setelah jangka waktu satu atau dua tahun akan menambah kesuburan tanah.

Baca juga: 3 Pengaruh Aktivitas Vulkanis terhadap Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

Dapat disimpulkan bahwa penyebab vulkanisme berasal dari dorongan magma yang ada dalam bumi untuk keluar. Aktivitas ini menyebabkan bencana alam berupa letusan gunung berapi. (MRZ)