Peran Keluarga, Pendidikan, dan Lingkungan Sosial dalam Menjaga Iman

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana peran keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial dalam menjaga serta memperkuat iman seseorang di era modern ini? Ketika semua hal mudah diakses, banyak hal-hal negatif yang menggoda sehingga bisa melemahkan iman.
Benteng untuk menjaga keimanan seseorang harus berlapis-lapis. Terlebih bagi anak-anak yang masih rentan dan bingung dalam mengambil keputusan.
Bagaimana Peran Keluarga, Pendidikan, dan Lingkungan Sosial dalam Menjaga serta Memperkuat Iman Seseorang di Era Modern ini?
Godaan yang tidak baik bisa datang dari mana saja, antara lain internet, teman hingga rasa penasaran terhadap sesuatu yang baru. Anggota keluarga, terutama anak-anak, harus diberi pengertian tentang batasan antara yang baik dan tidak baik.
Namun, menanamkan pengertian tersebut tidak mudah. Diperlukan sinergi antara keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial. Bagaimana peran keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial dalam menjaga serta memperkuat iman seseorang di era modern ini?
Dikutip dari Peran Keluarga, Sekolah dan Masyarakat dalam Pembentukan Karakter Berkualitas, Jito Subianto (2013:352), keluarga, sekolah dan masyarakat harus menjalankan peran masing-masing yang saling menguatkan dan melengkapi.
Berikut ini adalah penjelasan dari peran masing-masing.
1. Keluarga
Fungsi keluarga adalah mendidik, mengasuh dan mensosialisasikan anak. Keluarga adalah awal dari segala bentuk pendidikan sehingga keluarga bertanggung jawab atas pembinaan karakter anggotanya.
Keberhasilan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan bergantung pada pola asuhnya. Pola asuh yang baik akan menghasilkan kekuatan iman dan kestabilan sosio-emosional anggota keluarga untuk dapat hidup selaras dengan lingkungannya.
2. Sekolah atau Pendidikan
Sekolah atau pendidikan sangat penting dalam pembentukan pola pikir dan karakter anak. Namun mendidik siswa yang telah dibekali nilai-nilai keluarga tidaklah mudah. Para pendidik harus konsisten dan mampu memberikan teladan yang baik pada murid-muridnya.
Cara-cara yang dapat dilakukan sekolah antara lain pembiasaan penegakan nilai-nilai akhlak dan moral yang baik, mengklarifikasikan nilai yang baik dan buruk, serta menerapkan pendidikan berbasis karakter.
3. Masyarakat atau Lingkungan Sosial
Masyarakat atau lingkungan sosial yang peduli adalah yang bisa memberi contoh dan mau menegur anggota masyarakat yang tidak baik. Orang-orang yang berpengaruh di masyarakat harus mau merangkul seluruh anggota masyarakat agar ikut berkontribusi.
Masyarakat yang punya rasa memiliki pada lingkungannya akan merasa bertanggung jawab untuk menjaga sikap dari perbuatan tercela.
Bagaimana peran keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial dalam menjaga serta memperkuat iman seseorang di era modern ini? Peran ketiganya sangat besar dan harus saling melengkapi. (lus)
Baca juga: Cara Guru PAI Menyesuaikan Metode Pembelajaran dengan Gaya Belajar Siswa Gen Z
