Konten dari Pengguna

Perbedaan Mukjizat dan Karomah dalam Islam yang Penting Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

perbedaan mukjizat dan karomah. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
perbedaan mukjizat dan karomah. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Kejadian luar biasa dalam Islam seringkali disebut dengan mukjizat. Selain itu, terdapat juga istilah yang memiliki arti hampir sama, yaitu karomah. Meskipun mirip, terdapat perbedaan mukjizat dan karomah dalam Islam yang penting diketahui oleh umat Islam.

Dikutip dari buku Rukun Iman Islam Dan Ihsan oleh Agus Setiyanto (2021:35), mukjizat adalah perkara luar biasa yang Allah berikan kepada Rasul untuk membuktikan bahwa memang benar mereka adalah wakil yang diutus oleh Tuhan semesta alam, yang diperintahkan untuk membawa risalah yang akan disampaikan kepada kaumnya. Contohnya adalah membelah lautan dengan tongkat seperti Nabi Musa as.

Perbedaan Mukjizat dan Karomah dalam Islam

perbedaan mukjizat dan karomah. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Mukjizat dan karomah adalah kejadian yang luar biasa di luar nalar atau tidak masuk akal. Keduanya diberikan kepada hamba terpilih yang dicintai-Nya. Tentunya ini hak mutlah Allah Swt yang membuat tidak semua manusia memiliki keistimewaan tersebut. Berikut perbedaan mukjizat dan karomah yang penting diketahui.

1. Mukjizat

Mukjizat merupakan istilah dari bahasa Arab yang memiliki arti melemahkan atau mengalah. Selain itu, mukjizat juga bermakna sebagai hal istimewa dari Allah Swt kepada Nabi atau Rasul. Tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa dirinya seorang utusan Hamba Allah Swt.

Sifat dari mukjizat sendiri tidak dapat ditiru dan pada dasarnya di luar nalar. Terdapat dua jenis mukjizat yang penting diketahui, yaitu:

  • Mukjizat kauniyah, merupakan mukjizat yang dapat diterima oleh panca indera manusia. Biasanya terjadi sekali dalam satu tempat. Contohnya adalah mukijzat Nabi Musa AS dalam menghidupkan orang yang sudah mati dengan izin dari Allah SWT.

  • Mukjizat aqliyah, merupakan mukjizat yang dapat dipahami oleh akal dan pikiran manusia. Mukjizat ini berlaku sepanjang masa. Misalnya diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai pedoman umat.

2. Karomah

Karomah adalah kelebihan atau keistimewaan yang luar bisa diberikan oleh Allah Swt kepada hamba yang dicintai-Nya. Mereka yang mendapatkannya adalah orang terpilih seperti wali Allah. Berikut ciri-cirinya:

  • Dianugerahkan oleh Allah kepada hamba tertentu.

  • Tidak adanya syarat tertentu untuk mendapatkannya.

  • Biasanya diberikan kepada orang alim dan salih.

  • Tujuannya adalah untuk menguatkan iman seorang penerima.

Demikianlah penjelasan mengenai perbedaan mukjizat dan karomah dalam Islam. Mukjizat didapatkan oleh Nabi dan Rasul. Sedangkan karomah untuk wali Allah. Semoga bermanfaat! (NUM)

Baca Juga: Ketahui Syarat Penerima Zakat Fitrah Menurut Islam